Reading Time: 2 minutes

Selama manusia masih hidup, bisnis kuliner tak bakal mati, biarpun skalanya kecil. Misalnya jualan gorengan, keripik, singkong keju, atau tahu kremes. Usaha kecil yg menjanjikan ini bisa dimulai oleh siapa saja. Asal ada keinginan dan kemampuan untuk menghasilkan produk-produk lezat, berkelas, dan kreatif. Tertarik mau coba?

1. Bisnis Jualan Roti Bakar

Sebelum mulai jualan, ada baiknya untuk siapkan peralatannya dulu. Mulai dari pemanggang roti, wadah selai, kompor gas, hingga spatula. Kemudian pilih roti tawar yang berkualitas. Ciri-ciri yang mudah dikenali antara lain memiliki tekstur yang tebal dan tidak mudah sobek. Variasi selai juga perlu diperhatikan berdasarkan banyaknya permintaan dari pembeli.

Setelah menguasai cara-cara membuat roti bakar yang enak, barulah pikirkan konsep bisnisnya. Apakah mau dibikin kafe mini, gerobak keliling, versi pedagang kaki lima, atau bagaimana. Paling banyak sih biasanya menggunakan gerobak karena dinilai fleksibel. Untuk meningkatkan pendapatan, coba hubungi penyelenggara acara-acara besar.

2. Jual Gorengan

Untuk memulai usaha ini, cukup sediakan modal sekitar 3 jutaan Rupiah. Modal itu nantinya digunakan untuk beli peralatan memasak, kursi plastik & meja, plus gerobak agar bisa keliling. Beberapa gorengan yang terbukti laris-manis antara lain tahu krispi, combro, pisang goreng, martabak tahu/telur, tempe mendoan, dan risoles.

3. Jual Singkong Keju

Berapa modal yang perlu dikeluarkan untuk memulai usaha ini? Tidak banyak kok. Cukup 4 juta Rupiah. Singkong keju cukup diminati oleh berbagai kalangan. Biasanya per kotak dijual dengan harga 7 ribu Rupiah hingga 12 ribu Rupiah. Untuk meningkatkan penghasilan, coba buka jalur pemesanan via online. Khususnya yang berada di kota seperti area Jabodetabek.

4. Jualan Tahu Kremes

Faktor lokasi yang strategis masih memegang peranan utama terhadap kesuksesan bisnis tahu kremes. Coba deh jualan tahu kremes di dekat sekolah, tempat wisata, atau pasar. Pasti laku. Apalagi kalau bekerja sama dengan warung makan yang membutuhkan tahu kremes dalam jumlah banyak. Untungnya bisa berlipat-lipat meski tergolong sebagai usaha kecil-kecilan.

5. Memproduksi Keripik dari Berbagai Bahan

Keripik punya peminat dari berbagai kalangan. Soalnya bahan untuk membuat keripik tidak terbatas pada singkong atau pisang saja. Ada keripik yang dibuat dari aneka buah, sayuran, sampai bonggol pisang. Asalkan dikelola dengan baik, pasti bisa menghasilkan. Satu-satunya kendala mungkin soal strategi pemasaran karena banyak pesaing di ceruk bisnis ini.

Timing yang tepat juga cukup berpengaruh terhadap hasil. Misalnya Anda memproduksi keripik ketika banyak yang menyelenggarakan acara Maulid Nabi. Mau tidak mau, jumlah pembeli keripik bisa turun drastis. Waktu paling ideal tentu ketika datang momen Lebaran karena bakal banyak yang borong untuk melengkapi suguhan di ruang tamu.

6. Jual Pecel

Pecel sangat diminati karena bisa dibeli dengan harga murah, rasanya enak, dan banyak menu pilihan. Kalau ingin buka usaha dengan konsep warung tenda, setidaknya perlu modal sekitar 8 juta Rupiah. Modal tersebut nantinya digunakan untuk beli gerobak, sewa tempat, dan beban biaya operasional. Ketika memilih lokasi, sebaiknya ambil yang pesaingnya minim.

7. Jualan Minuman Dingin

Lokasi favorit untuk jualan minuman dingin itu ada di dekat sekolah, tempat ibadah, stasiun, pasar, dan terminal. Minuman yang dijual jangan hanya es krim. Sediakan pula es susu, puding, es susu, dan varian lainnya. Ketika baru mulai, coba kasih diskon dan sering-sering lakukan promosi via sosial media.

Banyak orang bisa bikin produk enak, tapi kesulitan dalam hal pemasaran. Padahal, usaha kecil yg menjanjikan di atas kalau ditekuni betul-betul bisa menghasilkan omzet hingga ratusan juta Rupiah. Mumpung sekarang banyak yang pakai sosial media, manfaatkan, ya. Ini serius. Sebab, sudah banyak pengusaha kuliner yang sukses pada awalnya promosi di sana.

Penulis

Tulis Komentar