Waktu Baca / 2 Menit

Termasuk bagian penting dalam sebuah perusahaan, staff pajak digolongkan sebagai pegawai yang memang khusus bekerja pada divisi keuangan. Tugas staff pajak ini pun tak bisa diremehkan karena butuh ketelitian yang maksimal.

Mulai dari pembayaran, pencatatan, hingga pengawasan proses administrasi yang kaitannya mencakup luas. Secara umum, bidang administrasi pajak yang harus dihadapi oleh staff pajak itu mencakup beberapa hal seperti PPh 21/26, PPh 22, PPh 23/26, PPh 24, PPN, PPh badan, dan juga PPnBM.

Dengan melihat ini saja, maka kita sudah dapat mengakui bahwa tugas ini cukup berat dan membutuhkan fokus yang kuat. Ada Pula beberapa rinciannya adalah sebagai berikut!

Beberapa Rincian Tugas Staff Pajak yang Terpenting!

Meskipun bidang perpajakan sendiri telah diakui sebagai bidang yang cukup rumit, namun bagi Anda yang berminat mendalaminya tentu tak masalah.

Sebab jaman sekarang banyak sekali Universitas yang menyediakan jurusan ini, teruntuk Anda yang memang pandai soal angka dan teliti. Nah berikut beberapa rincian tugas dari profesi ini!

1. Mencatat dan Menghitung Adanya Pajak yang Perlu Dibayar Perusahaan

Seperti yang biasa kita tahu. Bahwa seluruh perusahaan yang ada dari dulu hingga sekarang memang memiliki kewajibannya sendiri dalam melapor dan menyetorkan pajaknya di periode tertentu. Hal tersebut teruslah dilakukan, tentu baik setiap tahunan dan bulanan.

Sebab itu fungsi dari adanya bagian staff pajak. Tidak lain juga adalah untuk mencari tahu berapakah besaran pajak yang perlu ditanggung perusahaan satu periodenya. Tak luput juga hitung-menghitung dari potensi adanya pengurangan pajak yang mungkin saja telah dilakukan secara legal. Hal itu bertujuan agar mengurangi pula adanya pengeluaran dari suatu perusahaan ini sendiri.

Dengan begitu, otomatis para staf bagian pajak ini wajib paham betul berbagai macam perhitungan terkait pendapatan perusahaan. Hingga modal yang harus masuk untuk dasar perhitungan, sampai juga pengelolaan operasional-nya pula.

Jadi jika semua sudah lancar dalam perhitungannya. Maka perusahaan pun juga dapat tahu dengan pasti berapa persentase pajak yang perlu dibayarkannya. Hal tersebut tentu juga harus dilakukan pembayaran pajak. Dimana nantinya cocok dengan adanya perhitungan dari Dirjen Pajak itu sendiri berdasarkan regulasi.

2. Melaporkan dan Membayar Pajak dengan Waktu yang Sesuai

Inilah tugas yang paling sering orang umum ketahui, sebab memang bagian tugas inilah yang termasuk juga tugas utama terpentingnya. Mengapa begitu? Hal ini disebabkan, seorang staff bagian pajak pun harus punya tingkat disiplin yang kuat. Serta keahlian pengetahuan yang tepat supaya perusahaan tak terkena sanksi denda tertentu.

3. Membuat Rencana Pajak

Rencana adalah bagian yang tak boleh terlewatkan. Sebab dengan adanya hal ini maka perusahaan pun jadi mengerti akan nominal besaran pajak, yang perlu dibayar segera. Sehingga perusahaan pun dapat bersiap terlebih dahulu, agar proses pembayaran tersebut lancar.

Adapun dengan rencana, maka perusahaan juga dapat terhindar dari yang namanya sanksi atau denda keterlambatan pembayaran pajak. Bagian ini adalah yang termasuk menguntungkan, karena perusahaan akan bisa bebas dari yang namanya pemborosan dengan perihal yang kurang penting.

4. Membuat Laporan Keuangan dan Mencatat Data Transaksi

Segala laporan keuangan baik itu komersial dan fiskal memang sudah menjadi makanan sehari-hari bagi seorang staff pajak.

Untuk akuntansi fiskal maka adanya pendapatan adalah masuk penghasilan, maka kedua ini mempunyai arti yang sama. Namun dalam akuntansi komersial, maka penghasilan beda dari pendapatan.

Baca juga:
Mengenal Self Assessment System Menurut Para Ahli

Terakhir adalah pencatatan data transaksi bisnis perusahaan, yang termasuk pada kegiatan jual, beli , sampai juga pembayaran supplier dan customer.

Itulah beberapa tugas staff pajak yang wajib kita ketahui. Semoga kita semakin banyak tahu hal baru setelah membaca pembahasan di atas ya!

Tulis Komentar