Kategori

Tips dan Trik

Kategori
Reading Time: 2 minutes

Ketika main ke marketplace, tahulah bahwa riuhnya penjualan barang elektronik menempati garda paling depan. Namun kadar kepuasan yang dirasakan oleh pembeli juga cukup mengkhawatirkan. Oleh karena itu, jika ingin menjadi reseller atau dropshipper, penting sekali untuk bermitra dengan distributor elektronik yang terpercaya. Bagaimana caranya?

1. Cek Distributor yang Aktif di Marketplace Online

Dibanding pengecer atau pedagang ritel, penjualan di marketplace online lebih didominasi oleh distributor. Sebenarnya kondisi tersebut bisa dijadikan peluang untuk para reseller ataupun dropship. Hanya saja, cara mainnya tidak berada di area yang sama. Bisa diakali dengan membuat toko online atau jual di sosial media yang barrier entries-nya rendah.

Ketika memilih distributor via marketplace online untuk dijadikan mitra bisnis, lihat dulu apakah aktif atau tidak. Cek terakhir kali login, balasan komentar, pembaruan barang, serta alamat & kontak. Jika syarat tersebut berhasil dipenuhi, jangan tunggu lama-lama untuk bermitra. Di marketplace banyak kok variasi barang elektronik yang dijual oleh distributor.

2. Cari Website Pembanding Harga

Berhubung keuntungan Anda didapatkan dari selisih harga, maka penting juga untuk mempertimbangkan cara ini. Lewat situs pembanding tersebut, maka akan ketahuan mana marketplace online atau toko yang menerapkan harga lebih rendah/tinggi. Setelah hasilnya keluar, pertimbangkan kembali sejumlah toko pilihan sesuai penilaian dari diri sendiri.

3. Berkunjung ke Bazar Bisnis

Bazar bisnis itu ibarat ladang emas bagi pedagang ritel atau eceran. Dalam satu lokasi, ada banyak brand yang menjual produk dengan harga miring. Kesempatan untuk menjalin relasi serta memperluas wawasan pun terbuka lebar. Anda juga bebas membandingkan harga termurah dan kualitas produk dari masing-masing supplier yang ada di bazar tersebut.

4. Cek Kualitas Distributor lewat Situs Resminya

Bagi distributor yang namanya sudah dikenal luas, rasa-rasanya mustahil jika menjual produk hanya lewat marketplace ataupun sosial media. Rata-rata, mereka memiliki situs resminya sendiri. Soalnya siapa tahu di kemudian hari sosial media dan marketplace tersebut tidak beroperasi lagi, kan? Maka dari itu, cek juga kualitas layanan via situs resminya.

5. Lihat Review dan Komentar di Berbagai Media

Kepercayaan itu mahal harganya. Maka perlu dibuktikan dengan mengambil rujukan dari berbagai pihak. Salah satunya dengan melihat review dan komentar mengenai distributor pilihan Anda lewat berbagai media. Mulai dari marketplace, sosial media, media arus utama (koran, majalah, jurnal), serta pendapat langsung dari rekan Anda yang pernah coba.

6. Testing dengan Mengirimkan Sample Produk

Kalau barang elektroniknya berukuran besar, memang tidak memungkinkan sih. Tapi kalau cuma headset, aksesoris HP, atau barang-barang kecil, masih bisa pakai cara ini. Khususnya untuk Anda yang ingin menjadi reseller. Lewat testing, Anda pun mengalami secara riil terkait kualitas layanan dari distributor. Tak lagi bersumber dari katanya dan katanya.

7. Nasional atau Impor?

Baik barang elektronik yang dipasok oleh brand lokal maupun luar negeri sebetulnya punya keunggulan masing-masing. Kalau dari brand lokal, proses pengiriman jadi lebih cepat, mudah ketika memantau reputasinya, serta keamanan pembayaran yang relatif bagus.

Sedangkan untuk brand luar negeri, produk yang dijual lebih beragam, harga lebih miring, serta lebih banyak pilihan produsen. Untuk menakar reputasinya, bisa cek lewat pemberitaan via media online. Terutama yang berbahasa Inggris karena jangkauannya lebih luas.

Baca juga : 4 Fitur Unggulan yang Dimiliki TV LED Samsung 32 Inch Series 5

Adanya distributor elektronik yang terpercaya memang tidak 100% menjamin kesuksesan bisnis Anda. Tapi setidaknya sudah mampu menjawab keraguan Anda saat mulai bermitra dengan pihak ketiga. Sisanya tinggal memikirkan bagaimana cara terbaik untuk membuat dagangan jadi laris-manis sehingga dalam hitungan hari/bulan bisa terus memperbesar laba.