Tag

Mbizmarket

Browsing

Mbiz meluncurkan sebuah situs pengadaan barang yang sangat membantu untuk masalah-masalah yang sering muncul dalam sebuah perusahaan. Situs tersebut adalah Mbizmarket.co.id. Situs Mbizmarket.co.id menjadi trendsetter pengadaan barang no.1 di Indonesia dengan menyediakan ribuan penjual dan ratusan ribu barang yang bisa dipilih berdasarkan masing-masing kebutuhan perusahaan. Selain menjadi trendsetter pengadaan barang, Mbizmarket.co.id juga menjadi solusi transparansi untuk menghindari perilaku koruptif.

Baru-baru ini, Pemprov Jabar melakukan kerjasama dengan PT Brilliant Ecommerce Berjaya untuk pemanfaatan e-marketpalce guna menghindari perilaku koruptif. Hal tersebut tentu saja merupakan salah satu hal positif yang dihasilkan oleh sebuah teknologi. Pemprov akan memanfaatkan platform ini untuk memenuhi kebutuhan rutin habis pakai seperti alat tulis kantor dan makanan minuman untuk rapat. 

Perusahaan pemilik platform digital pengadaan online selaku pionir dan trendsetter Mbizmarket.co.id akan menyediakan platform marketplace berbasis berbasis darin atau dalam jaringan (online) bagi lingkungan Pemda Provinsi Jabar. Kerjasama tersebut ditandai dengan adanya penandatanganan nota kesepakatan atau MoU yang ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan CEO Mbizmarket.co.id, Rizal Paramarta, serta COO dan Co Founder Mbizmarket.co.id, Ryan Hermawan, di Trans Luxury Hotel, di Kota Bandung. 

Pada MoU tertera bahwa Pemda Jabar akan melibatkan Mbizmarket.co.id dalam program sosialisasi penggunaan serta pemanfaatan Mbizmarket.co.id kepada jajaran pengguna serta pelaku usaha di Jawa Barat yang mampu menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan pengadaan serta memberikan layanan konsultasi dan pendampingan kepada pihak-pihak tersebut. 

Ika Mardiah selaku Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat berpendapat bahwa selama ini dilakukan dinas membeli peralatan tulis, kertas, maupun makanan atau minuman harus belanja langsung ke toko. Proses pengadaan barang dengan metode belanja konvensional ke toko dinilai rentan terhadap potensi penyimpangan dan korupsi. 

Baca juga : Mbizmarket sebagai Pionir Pengadaan Online No.1 

Pengadaan barang secara online dinilai lebih transparan dan terbuka, serta akuntabel. E-marketplace sebagai bagian dari e-procurement tersebut akan mempermudah evaluasi dan monitoring, serta meningkatkan pencatatan, akuntabilitas, transparansi, efisiensi, dan efektivitas. Selain itu juga, ini merupakan salah satu perwujudkan dari aktualisasi inovasi dan kolaborasi layanan public melalui kerja sama dengan dunia usaha. 

Dengan adanya kerjasama antara Pemda Jabar dengan Mbizmarket.co.id akan mempermudah proses belanja yang sebelumnya dengan cara konvensional, maka nanti akan belanja melalui platform marketplace dan dilakukan dari kantor. Kerjasama dengan Mbizmarket.co.id selaku trendsetter pengadaan barang online di bidang B2B di Indonesia ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan perubahan pola interaksi sosial, ekonomi, dan bisnis di eradigitalisasi. 

Kedepannya e-marketpalce sekaligus akan mendorong adanya media pemasaran dan transaksi elektronik yang mudah, cepat, dan efisien antara konsumen dan pelaku usaha, terutama Usaha Mikro, kecil, dan Menengah (UMKM). Terkait upaya mendorong pertumbuhan UMKM Jabar, pemanfaatan situs Mbizmarket.co.id bagi UMKM dinilai tepat, karena UMKM membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang efektif sehingga memudahkannya untuk meningkatkan kompetensi dan skala usaha, serta keberlangsungan bisnisnya. 

Terdapat salah satu peluang usaha yang dapat dicoba oleh para pebisnis yaitu usaha bengkel ban kendaraan. Alasannya adalah karena tingginya pengguna kendaraan bermotor yang ada di Indonesia. Berdasarkan data yang ada pada situs Badan Pusat Statistik, jumlah kendaraan bermotor di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat.

Tahun 2016 misalnya, terdapat lebih dari 14 juta pemilik mobil dan 105 juta pemilik sepeda motor. Angka tersebut terus meningkat sebanyak hampir 1 juta pengguna mobil dan lebih dari 9 juta pengguna sepeda motor pada tahun 2017. Besaran angka tersebut membuat penjualan dan perbaikan salah satu bagian dari kendaraan bermotor ini menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Pemasangan dan Penjualan Ban

Cakupan usaha bengkel ban ini sangatlah luas. Anda bisa saja menyediakan barang yang bervariasi dimulai dari pilihan harga hingga brand ternama. Tidak hanya ban, Anda juga bisa menjual aksesoris ban yang biasa digunakan oleh para pemilik kendaraan untuk meningkatkan penampilan kendaraan mereka. Aksesoris berupa ragam velg, stiker pelindung velg, lampu, dan lain sebagainya.

Tidak hanya barang, Anda juga bisa menyediakan jasa untuk membuat kinerja roda kendaraan menjadi lebih baik. Umumnya, sebuah bengkel ban menyediakan jasa pemasangan, perbaikan, isi nitrogen, hingga spooring dan balancing untuk kendaraan beroda empat.  

Rintis Usaha Bengkel Ban Anda

Jika Anda ingin membuka usaha sendiri, tentunya Anda harus merekrut orang-orang bertenaga ahli untuk bergabung dengan Anda. Orang-orang berlatar belakang otomotif sangat cocok untuk Anda karena mereka memiliki pengalaman teknis untuk mesin dan juga bagiannya. Mesin dan peralatan pendukung untuk operasional bengkel juga harus Anda miliki agar semuanya berjalan lancar.

Selain itu, Anda juga harus bekerjasama dengan supplier ban agar Anda bisa mendapatkan stok ban yang diinginkan. Kemudian Anda juga akan memerlukan lahan untuk membuka usaha ini. Jika modal Anda terbatas, solusi yang bisa digunakan adalah dengan menyewa tempat di lokasi tertentu. Cara ini terbilang relatif lebih murah dibandingkan Anda harus membeli lahan.

Berbicara mengenai lahan, pemilihan tempat untuk membuka bengkel ban haruslah memiliki posisi yang strategis. Tujuannya adalah agar mempermudah usaha Anda untuk mendapatkan pelanggan, dan memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk mencapai lokasi Anda.

Bengkel Ban
Sumber: iStock

Membuka Bengkel Ban Secara Franchise

Jika Anda merasa kesulitan untuk melakukan itu semua, jangan khawatir. Terdapat salah satu cara yang bisa ditempuh untuk membuka usaha bengkel ban, yaitu dengan cara waralaba. Umumnya para franchisor menyediakan beberapa paket yang bisa Anda beli untuk membuka usaha ini.

Kelebihan dari sistem ini adalah perusahaan franchisor sudah memiliki nama, sehingga tingkat kepercayaan untuk bisnis Anda terbilang cukup baik. Bahkan terdapat penyedia waralaba yang sudah menyediakan hampir seluruh komponen bisnis ini. Mulai dari transaksi hingga mekanik yang bertugas.

Baca juga: Bisnis Franchise sebagai Pilihan Anda untuk Memulai Bisnis

Memiliki Resiko Kecil

Usaha bengkel ban ini dapat dikatakan memiliki resiko yang kecil. Alasannya adalah barang yang dijual dari bengkel ban ini memiliki daya tahan atau kedaluwarsa yang cukup lama. Sehingga stok barang Anda akan tetap aman.

Tidak hanya itu, usaha bengkel ban ini juga sangat menjanjikan. Terlihat dari meningkatnya jumlah pengguna kendaraan bermotor. Jadi usaha Anda dapat dikatakan aman karena akan banyak yang membeli produk dan menggunakan jasa dari bengkel Anda.

Bagi Anda yang sedang membuat suatu produk dan ingin membuat atau menggunakan sebuah merek, maka Anda harus mengurus salah satu dokumen yang bernama Lisensi Merek Dagang. Lisensi ini merupakan syarat wajib sebelum Anda menggunakan merek dagang yang sudah terdaftar. Lalu, apa yang dimaksud dengan Lisensi?

Pengertian Lisensi

Secara umum, lisensi memiliki definisi sebagai pemberian izin untuk memproduksi produk atau jasa tertentu yang sebelumnya sudah terpatenkan oleh penciptanya. Pengertian lain dari lisensi adalah pemberian izin untuk memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) yang dapat diberikan oleh pemberi izin kepada penerima izin. Tujuannya adalah agar penerima izin dapat melakukan usaha atau bisnis dengan menggunakan HAKI yang telah dilisensikan.

Lisensi juga sangat lekat dengan istilah perjanjian lisensi. Maksud dari perjanjian lisensi adalah perjanjian diantara dua pihak atau pun lebih di mana satu pihak sebagai pemilik atau pemegang lisensi bertindak memberikan lisensi kepada pihak yang bertindak sebagai penerima lisensi. Dengan demikian, pihak penerima lisensi dapat dengan legal memproduksi dan memasarkan produk atau jasanya.

Licensor dan Licensee

Terdapat dua istilah penting yang sering didengar dalam lisensi. Istilah yang pertama adalah Licensor yang kedua adalah Licensee. Licensor merupakan pihak yang memiliki hak cipta dan memberikan izinnya kepada penerima lisensi. Walaupun sudah memberikan lisensi kepada suatu pihak, Licensor juga bisa memberikan lisensinya kepada pihak lain tergantung dari perjanjian yang telah dibuat bersama.

Sedangkan Licensee merupakan pihak yang menerima lisensi yang diberikan oleh Licensor. Licensee dapat mengumumkan ciptaan yang dibuat oleh Licensor secara dengan beragam cara. Mengumumkan ciptaan yang dimaksud adalah pembacaan, penyiaran, pameran, penjualan, pengedaran, ataupun penyebaran ciptaan itu sendiri. Namun hak pengumuman dan perbanyakan ini tidak berlaku untuk ciptaan sinematografi atau produk komputer.

Penjelasan Lisensi Merek Dagang

Pemilik lisensi dapat memeberikan izin kepada seseorang atau perusahaan, dengan tujuan supaya seseorang atau perusahaan tersebut dapat menjual produk atau jasa di bawah pemilik lisensi merek dagang tersebut.

Licensee dapat memanfaatkan izin ini dengan menggunakan merek dagang atau jasa pemilik lisensi. Licensee juga tidak perlu khawatir dituntut secara hukum oleh pemilik izin karena sebelumnya sudah mendapat persetujuan pemilik izin. Jadi, apabila Licensee memasarkan produk mereka dengan menyandingkan brand dari lincesor maka tidak akan menimbulkan masalah.

Baca juga: Surat Izin Tempat Usaha: Pengertian dan Cara Mendapatkannya

Merek
Sumber: iStock

Lisensi Merek Tecantum dalam Undang-Undang

Lisensi untuk merek dagang ternyata sudah diatur dalam undang-undang. Mengutip Ambadar.co.id, peraturan tentang merek diatur dalam Undang-Undang No. 15 Tahun 2001, Pasal 43 yang menyatakan bahwa:

  • Pemilik Merek terdaftar berhak memberikan Lisensi kepada pihak lain dengan perjanjian bahwa Penerima Lisensi akan menggunakan Merek tersebut untuk sebagian atau seluruh jenis barang atau jasa.
  • Perjanjian Lisensi berlaku di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia, kecuali bila diperjanjikan lain, untuk jangka waktu yang tidak lebih lama dari jangka waktu perlindungan Merek terdaftar yang bersangkutan.
  • Perjanjian Lisensi wajib dimohonkan pencatatannya pada Direktorat Jenderal dengan dikenai biaya dan akibat hukum dari pencatatan Perjanjian Lisensi berlaku terhadap pihak-pihak yang bersangkutan dan terhadap pihak ketiga.
  • Perjanjian Lisensi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dicatat oleh Direktorat Jenderal dalam Daftar Umum Merek dan diumumkan dalam Berita Resmi Merek.

Tidak hanya itu, kembali mengutip Ambadar.co.id, pencatatan lisensi juga telah diatur pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, Pasal 42 yang menyatakan:

  • Pemilik Merek terdaftar dapat memberikan Lisensi kepada pihak lain untuk menggunakan Merek tersebut baik sebagian maupun seluruh jenis barang dan/atau jasa.
  • Perjanjian Lisensi berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kecuali bila diperjanjikan lain.
  • Perjanjian Lisensi wajib dimohonkan pencatatannya kepada Menteri dengan dikenai biaya.
  • Perjanjian Lisensi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dicatat oleh Menteri dan diumumkan dalam Berita Resmi Merek.
  • Perjanjian Lisensi yang tidak dicatatkan tidak berakibat hukum pada pihak ketiga.
  • Perjanjian Lisensi dilarang memuat ketentuan baik yang langsung maupun tidak langsung yang menimbulkan akibat yang merugikan perekonomian Indonesia atau memuat pembatasan yang menghambat kemampuan bangsa Indonesia dalam menguasai dan mengembangkan teknologi.

Hadirnya Undang-Undang mengenai lisensi membuat para pemilik izin dan penerimanya dapat melaksanakan bisnis dan usaha secara adil dan terlindungi oleh hukum. Semoga informasi ini dapat memberikan pandangan baru bagi Anda mengenai lisensi dan perjanjian lisensi.

Sebelum membuat suatu usaha atau bisnis, ada baiknya Anda menyusun sebuah perhitungan dan perencanaan bisnis yang biasa dikenal dengan business plan. Seluruh tujuan, perhitungan operasional, hingga prediksi keuntungan bisa disertakan dalam perencanaan ini. Sebelum membahas lebih dalam, mari kita bahas mengenai pengertian business plan terlebih dahulu.

Pengertian Business Plan

Mengutip dari Finansialku, rencana bisnis atau business plan merupakan pernyataan formal dan tertulis mengenai tujuan-tujuan dari sebuah bisnis. Tidak hanya itu, di dalamnya juga terdapat cara untuk mencapai tujuan tersebut. Tidak sedikit pengusaha atau pebisnis yang kurang berhasil dalam melakukan eksekusi bisnis yang mereka lakukan. Salah satu faktornya bisa jadi karena kurangnya perencanaan sebelum kegiatan tersebut dilakukan.

Business plan ini nantinya dapat digunakan sebagai acuan ketika bisnis tersebut berjalan. Perencanaan yang rinci dan tertulis bisa juga digunakan untuk menarik investor agar menanam modal kepada bisnis yang kita jalankan. Tidak jarang juga business plan ini digunakan untuk melakukan pinjaman ke bank agar pihak bank semakin yakin bahwa bisnis tersebut akan berjalan dengan baik.

Tahapan untuk Membuat Business Plan

Ketika Anda sudah mengetahui komponen penting yang harus ada dalam business plan, sekarang saatnya untuk menyusun perencanaan bisnis yang akan dibuat. Terdapat empat langkah untuk membuat perencanaan bisnis yang dikutip dari Maxmanroe:

Kenali Bisnis Anda

Sebelum menuliskan rencana bisnis, Anda wajib mengenal bisnis yang akan Anda buat. Lakukan analisis SWOT agar bisnis Anda bisa masuk ke pasar dengan tepat. Rencanakan juga solusi ketika menghadapi hambatan yang mungkin terjadi di kemudian hari. Anda juga bisa melakukan diskusi dengan orang yang sudah melakukan bisnis atau ahli untuk bertukar pikiran.

Baca juga: Surat Izin Tempat Usaha: Pengertian dan Cara Mendapatkannya

Tentukan Visi dalam Business Plan

Setelah mengenal bisnis yang akan dijalankan, selanjutnya adalah menentukan visi dari bisnis Anda. Visi merupakan big picture atau pandangan besar mengenai bisnis Anda. Nyatakan visi bisnis dan perusahaan Anda dengan bahasa dan kalimat yang jelas dan mudah dimengerti oleh orang lain.

Tentukan Audiens Anda

Langkah selanjutnya adalah penentuan audiens atau target pasar yang Anda incar. Penentuan target pasar haruslah tepat. Alasannya adalah jika salah sasaran, maka produk Anda tidak akan dilirik oleh calon pembeli. Hal ini merupakan hal yang ditakutkan oleh para pebisnis karena akan mengakibatkan kerugian.

Tuliskan Business Plan Anda

Ketika semua sudah ditentukan, saatnya menulis perencanaan bisnis yang akan dilakukan. Tuliskan secara rinci semua kebutuhan dan prospek mengenai bisnis Anda di kemudian hari.

Business Plan
Sumber: iStock

Komponen Penting yang Harus Diperhatikan

Perencanaan bisnis memiliki komponen-komponen penting yang harus tertera di dalamnya. Berikut sembilan komponen penting yang harus ada dalam sebuah business plan yang dikutip dari Jurnal.id:

  1. Penjelasan singkat tentang bisnis yang akan dijalankan. Jelaskan mengenai gambaran umum tentang bisnis dan susunan tim yang akan menjalankan bisnis tersebut.
  2. Deskripsi perusahaan serta penjelasan singkat mengenai alasan Anda untuk mendirikan bisnis tersebut. Tidak hanya itu, Anda juga harus menyebutkan apa yang sedang dilakukan oleh bisnis tersebut.
  3. Riset pasar. Jangan lupa untuk melakukan analisis pasar terhadap produk yang Anda tawarkan. Sertakan juga kompetitor yang memiliki bisnis serupa, ditambah dengan kelebihan bisnis Anda dibanding dengan kompetitor.
  4. Struktur manajemen bisnis yang akan dijalankan.
  5. Penjelasan mengenai produk yang ditawarkan.
  6. Strategi marketing dan penjualan yang akan Anda terapkan dalam bisnis Anda untuk mendapatkan calon pembeli.
  7. Pendanaan berupa modal yang Anda miliki. Sertakan juga rincian darimana Anda mendapatkan modal yang sekarang dimiliki.
  8. Proyeksi keuangan yang berisikan rincian berupa perkiraan modal yang akan dikeluarkan dan pendapatan yang akan diterima di kemudian hari.
  9. Lampiran yang mencakup surat-surat izin kelegalan bisnis, sertifikat, dan lain sebagainya.

Namun, sebagus apapun perencanaan yang telah dibuat oleh calon pebisnis, belum tentu menjadi jaminan bahwa bisnis tersebut akan sukses. Faktor peluang, momentum, dan keberuntungan bisa mempengaruhi berkembangnya suatu bisnis. Setidaknya pengelolaan uang yang digunakan dalam berbisnis teratur dan terencana dengan adanya business plan ini.

Bagi Anda yang ingin mencoba untuk memulai investasi, tidak ada salahnya menginvestasikan dana Anda dalam bentuk emas dan valuta asing. Meskipun keduanya memiliki nilai tukar yang terus berubah, menanam modal ke dua jenis produk investasi ini dirasa cukup menjanjikan. Tetapi, manakah yang lebih baik untuk dilakukan?

Keuntungan Investasi Emas

Banyak sekali keuntungan yang dapat diperoleh ketika Anda mencoba untuk investasi emas. Salah satunya adalah harga emas yang memiliki kecenderungan untuk naik. Tidak hanya itu, harga emas juga kebal akan inflasi, jadi Anda tidak perlu khawatir ketika menjadikan emas sebagai investasi. Emas juga mudah untuk dicairkan, maksudnya adalah emas dapat dijual dengan mudah jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan dana mendadak.

Investasi logam mulia yang berwarna kekuningan ini termasuk sangat mudah untuk dilakukan. Sudah banyak perusahaan dan lembaga usaha lainnya yang menyediakan investasi jenis ini. Salah satunya adalah Antam. Perusahaan emas yang cukup terkenal ini sudah mempersiapkan banyak cabang untuk mempermudah Anda dalam memperoleh emas.

Resiko Investasi Emas

Emas memiliki resiko yang sangat kecil jika Anda jadikan sebagai investasi. Satu-satunya resiko yang mungkin didapatkan adalah resiko kehilangan. Jika Anda menyimpan uang dalam jumlah yang besar di rumah, kemungkinan tindakan ini akan memancing pihak yang berniat tidak baik untuk mengambil emas tersebut.

Resiko ini dapat diperkecil dengan suatu langkah yaitu menyimpannya brankas yang dimiliki oleh bank. Safe deposit box yang adal dalam bank dapat Anda sewa dalam jangka watu tertentu untuk menyimpan barang berharga Anda. Selain bank, pegadaian juga menyediakan tempat untuk penyimpanan emas yang Anda miliki. Dengan demikian resiko kehilangan emas akan menjadi sangat minimal.

Valuta Asing
Sumber: iStock

Baca juga: Investasi Saham dan Reksa Dana yang Perlu Anda Ketahui

Keuntungan Investasi Valuta Asing

Menjadikan valuta asing atau valas sebagai media untuk investasi juga sangat dimungkinkan. Mata uang asing umumnya memiliki nilai tukar yang cukup tinggi. Selisih nilai tukar ini dapat Anda jadikan cara untuk mendapatkan keuntungan. Jadi, ketika Anda melakukannya dengan cermat dan tepat, maka keuntungan besar sangat mungkin untuk didapatkan.

Keuntungan lain yang bisa didapatkan ketikan melakukan investasi menggunakan valas terutama dolar adalah kemudahan transaksi. Mengutip Cermati, Dolar Amerika akan memudahkan Anda dalam bertransaksi ketika melakukan perjalanan ke luar negeri. Tidak hanya itu, mata uang Dolar Amerika cenderung stabil, sehingga nilainya tidak akan berubah banyak. Bisa jadi Anda malah mendapatkan keuntungan ketika nilai tukar Dolar Amerika menguat.

Resiko dari Valuta Asing

Salah satu kerugian dari investasi valas adalah uang yang dimiliki rentan lusuh. Jika Anda tidak menyimpan dalam kondisi yang tepat, maka mata uang Anda bisa terlipat dan rusak. Valas yang terlipat atau rusak nantinya akan mengurangi nilai uang yang Anda miliki. Tidak hanya itu, kondisi uang yang tidak sempurna akan membuat penukaran mata uang tersebut sangat sulit untuk dilakukan.

Resiko lainnya adalah rentan untuk terkena inflasi. Jika Anda menjadikan mata uang tertentu sebagai investasi maka Anda harus mencermati kondisi dari negara tersebut. Jika negara yang memiliki mata uang itu mengalami kondisi terpuruk, maka kemungkinan nilai tukarnya akan menurun sangat jauh dan menimbulkan kerugian.

Lalu Mana yang Lebih Baik?

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Terkadang harga emas meningkat diikuti dengan kenaikan harga valas. Jadi Anda bisa memetik keuntungan. Keduanya juga bisa dijadikan sebagai investasi jangka pendek maupun jangka panjang. Tetapi, sebelum melakukannya Anda harus melihat resiko yang dapat muncul dan siap akan kemungkinan tersebut. Keduanya sama-sama baik untuk investasi jika Anda melakukannya dengan cermat dan terus mempelajari investasi tersebut.

Setiap badan usaha pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah liabilitas. Komponen dalam neraca keuangan ini merupakan hal yang lumrah dan pasti dimiliki oleh perusahaan untuk kegiatan operasional mereka. Lalu, apa sebenarnya apa pengertian dari liabilitas?

Pengertian Liabilitas

Mengutip Jojonomic, liabilitas merupakan kewajiban utang yang harus dibayarkan oleh suatu pihak kepada pihak lainnya. Umumnya, utang yang muncul bertujuan untuk memenuhi proses operasional dalam sebuah bisnis atau usaha yang sedang berjalan. Liabilitas dalam bisnis dan neraca keuangan juga biasa dikenal dengan istilah pasiva.

Tidak hanya uang, liabilitas juga hadir dalam bentuk yang lainnya. Biasanya liabilitas bisa berbentuk barang atau jasa. Semua tergantung dari kebutuhan apa yang dipenuhi oleh pihak lain kepada perusahaan yang membutuhkannya.

Jika dilihat dari sisi akuntansi, liabilitas bersifat berbanding terbalik dengan aset atau harta yang dimiliki oleh perusahaan. Alasannya adalah karena utang atau pasiva merupakan sesuatu yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada pihak lain.

Utang Berbeda Dengan Beban (Expenses)

Ternyata, utang tidak bisa disamakan dengan beban atau expenses yang dikeluarkan oleh perusahaan. Menurut Ukirama, beban memiliki definisi sebagai sesuatu yang dikeluarkan atau diberikan tujuan untuk mendapatkan pendapatan. Misalnya, akun yang dapat di dalam laporan laba rugi seperti beban sewa, penyusutan, listrik, gaji, dan yang lainnya.

Walaupun keduanya termasuk dalam pasiva, utang merupakan sesuatu yang wajib dibayar tanpa harus melihat kondisi perusahaan. Maksudnya adalah utang tidak memandang bulu bagaimana progress atau tingkat pertumbuhan perusahaan. Apablia sudah jatuh tempo, maka perusahaan harus membayarkan utang tersebut.

Sedangkan beban dilakukan dengan mengurangi pendapatan. Nantinya, perhitungan akan menghasilkan laba yang bersih, sebelum ada pajak di dalam laporan keuangan.

Baca juga: Seperti Apa Rasio Likuiditas Dalam Laporan Keuangan?

Liabilitas
Sumber: iStock

Jenis-Jenis Pasiva atau Liabilitas

Liabilitas mempunyai beberapa jenis yang sering dilakukan oleh perusahaan. Berikut jenis-jenis pasiva yang dikutip dari Ukirama:

Liabilitas Jangka Pendek (Current Liabilities)

Utang jangka pendek adalah jenis utang yang harus dibayarkan sesegera mungkin yang dalam hal ini paling lama satu tahun pembukuan. Dalam perhitungan, nilai utang jangka pendek bisa dicari dengan menjumlahkan semua nilai utang yang termasuk dalam komponen utang jangka pendek itu sendiri. Contoh pasiva yang termasuk dalam utang jangka pendek adalah:

  • Utang Dagang
  • Utang Wesel
  • Beban yang Perlu Dibayarkan
  • Penghasilan yang Ditangguhkan
  • Pendapatan Diterima di Muka
  • Utang Gaji
  • Utang Dividen
  • Utang Pajak

Liabilitas Jangka Panjang (Long Term Liabilities)

Utang jangka panjang merupakan utang yang memiliki jangka waktu cukup lama untuk pembayarannya. Umumnya, hutang jangka panjang ini memiliki waktu jatuh tempo lebih daru satu tahun atau satu siklus normal operasi perusahaan. Beberapa contoh akun yang termasuk dalam utang jangka panjang adalah:

  • Utang Bank
  • Utang Hipotik
  • Utang Obligasi
  • Kredit Noveltasi
  • Utang Subduersi
  • Utang Sewa Dana
  • Utang Pemegang Saham
  • Utang Sewa Jangka Panjang

Modal

Modal juga termasuk dalam kategori pasiva atau liabilitas. Ini merupakan bagian terakhir dari pasiva dimana nilainya diperoleh dari selisih antara total aset dengan utang. Hasil dari selisih inilah yang merupakan hak dari pemilik perusahaan.

Walaupun terlihat memiliki resiko, utang tidak selamanya akan merugikan perusahaan. Utang justru bisa dimanfaatkan untuk memajukan bisnis Anda agar lebih berkembang. Hadirnya hutang juga bisa memotivasi perusahaan untuk menghasilkan pendapatan yang lebih besar agar bisa memperoleh laba dan menutup utang yang muncul.

Semua perusahaan pasti mengenal sebuah laporan yang menjelaskan tentang keuangan perusahaan, laporan ini biasa disebut dengan Laporan Keuangan. Laporan yang dikenal juga dengan istilah financial statement biasanya dilakukan dalam periode tertentu. Tidak hanya itu, cerminan perusahaan juga bisa dilihat dari l financial statement ini.

Pengertian Laporan Keuangan

Mengutip Maxmanroe, laporan keuangan memiliki pengertian sebagai hasil akhir dari proses pencatatan transaksi keuangan suatu perusahaan. Pencatatan ini akan menunjukkan kondisi keuangan perusahaan tersebut pada satu periode akuntansi dan merupakan gambaran umum mengenai kinerja suatu perusahaan.

Selain itu, terdapat pendapat lain yang mengatakan bahwa financial statement merupakan produk akhir proses akuntansi suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu. Laporan ini memiliki informasi berupa hasil pengumpulan dan pengolahan data keuangan yang bertujuan untuk membantu perusahaan dalam mengambil keputusan atau kebijakan yang tepat.

Tujuan dari Pembuatan Laporan Keuangan atau Financial Statement

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, salah satu tujuan pembuatan financial statement adalah untuk membantu perusahaan dalam mengambil keputusan. Selain itu, masih banyak tujuan lain dari pembuatan laporan keuangan. Beberapa tujuan pembuatan financial statement adalah sebagai berikut:

  1. Pengambilan keputusan: Laporan kondisi keuangan akan membantu keputusan apa yang harus diambil oleh manajemen. Hal ini disebabkan karena perusahaan akan melihat refleksi keuangan satu periode ke periode lainnya.
  2. Menilai dan memprediksi pertumbuhan bisnis untuk masa depan: Perusahaan bisa melihat bagaimana proyeksi perkembangan bisnis mereka untuk waktu yang akan datang berdasarkan financial statement yang ada.
  3. Melihat aktivitas pendanaan dan operasi perusahaan: Semua informasi yang ada dalam financial statement akan juga bisa dilakukan untuk melihat tingkat efisiensi keuangan perusahaan. Tidak hanya itu, aktivitas investasi juga akan tercermin dalam financial statement.

Fungsi Financial Statement

Secara umum, financial statement akan membantu perusahaan untuk menilai bagaimana kondisi perusahaan ketika laporan tersebut diterbitkan. Namun, terdapat beberapa fungsi lain dari financial statement yang dikutip dari Maxmanroe:

  • Sebagai bahan untuk ulasan
  • Sebagai pedoman untuk membuat keputusan
  • Membantu menciptakan strategi baru
  • Meningkatkan krefibilitas perusahaan
Laporan Keuangan
Sumber: iStock

Jenis-Jenis Laporan Keuangan

Umumnya, dunia akuntansi memiliki empat macam financial statement yang digunakan oleh perusahaan untuk melakukan analisis kondisi keuangan mereka. Jurnal.Id menyebutkan jenis laporan tersebut diantaranya adalah laporan laba-rugi, neraca keuangan, laporan arus kas, dan perubahan modal.

Laporan Laba-Rugi

Jenis laporan ini memiliki fungsi sebagai pedoman untuk mengetahui apakah usaha Anda dalam posisi laba atau rugi. Ketika pendapatan perusahaan atau bisnis Anda lebih besar daripada beban atau biaya yang dikeluarkan, maka perusahaan dapat dikatakan sebagai laba. Jika terjadi hal sebaliknya, maka bisnis bisa dianggap rugi.

Neraca Keuangan

Neraca keuangan berisikan akun akun dari aktiva, kewajiban (liabilitas) dan modal dalam suatu periode. Dalam pelaporannya, neraca harus mencapai keseimbangan antara Aset dan penjumlahan antara liabilitas dan modal.

Baca juga: Seperti Apa Rasio Likuiditas Dalam Laporan Keuangan?

Laporan Keuangan untuk Arus Kas

Laporan ini terdiri atas perputaran arus dana yang ada perusahaan. Laporan arus kas ini akan mencatat dana masuk dan keluar. Tujuannya adalah untuk mengontrol kas yang dimiliki oleh perusahaan.

Laporan Perubahan Modal

Modal awal yang masuk atau ditanam pada perusahaan harus tercatat dengan baik. Selain itu, jika ada modal mengalami perubahan karena beragam hal, perubahan tersebut juga wajib dicatatkan untuk kepentingan perusahaan. Laporan yang dikenal dengan istilah Capital Statement ini akan menunjukkan seberapa besar perubahan modal yang terjadi dan apa yang menyebabkan perubahan modal tersebut.

Berdasarkan penjelasan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pembuatan financial statement itu sangat penting untuk keberlangsungan perusahaan. Karena dalam laporan tercermin bagaimana kinerja perusahaan pada periode tertentu. Dengan demikian, perusahaan bisa mengambil langkah dan kebijakan yang bisa membantu perkembangan perusahaan.

Anak-anak yang masih dalam pendidikan dasar hingga menengah pasti identik dengan kata jajan dan makanan ringan. Selain mengenyangkan, membeli makanan ringan bisa menjadi rekreasi kecil ketika mereka beristirahat. Melihat hal ini, Anda bisa memanfaatkannya sebagai salah satu peluang untuk mendapatkan pundi rupiah.

Makanan ringan untuk anak-anak sekolah mempunyai variasi yang sangat banyak. Kebanyakan dari jenis-jenis tersebut hanya membutuhkan modal yang sedikit. Uniknya, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang berlimpah dari modal yang terbilang minimal tersebut. Berikut jenis makanan ringan anak sekolah yang sangat menjanjikan sebagai usaha Anda:

Makanan Ringan Berupa Telur Gulung

Makanan ini terbilang makanan yang cukup bertahan dari masa ke masa. Hal ini disebabkan oleh harganya yang murah dan rasanya yang enak. Bahkan, makanan ringan ini juga disukai oleh kalangan para pekerja yang menginginkan cemilan di kala senggang.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat telur ini cukup sederhana. Anda hanya perlu menyiapkan gerobak atau stand untuk berjualan, kompor, wajan, tempat untuk meniriskan minyak, minyak goreng, telur, dan penyedap rasa. Peralatan lain yang diperlukan adalah mangkok, sendok, dan tempat untuk menyimpan saus sambal.

Sebagai variasi, Anda bisa menambahkan bihun, sosis, ataupun bakso agar pilihan makanan semakin banyak. Belakangan ini juga sudah banyak muncul variasi lain seperti bumbu rasa tertentu dam keju mozzarella yang akan menambahkan nilai dari makanan ini. Anda bisa menjualnya dengan harga yang dimulai dari Rp2000 hingga Rp12.000 tergantung bahan dan topping apa yang Anda gunakan.

Telur Mini dan Cilor (Aci Telur)

Makanan ringan berbahan dasar telur ini ternyata masih menjadi favorit anak-anak sekolah. Telur mini bisa disajikan dengan topping yang sangat sederhana. Biasanya telur dicampur dengan kubis, daun bawang, dan penyedap.

Variasi lain muncul dari makanan ini yaitu Cilor. Makanan yang memiliki kepanjangan dari Aci Telur ini sedikit berbeda dengan telur mini walaupun bentuknya hampir sama. Cilor merupakan perpaduan antara telur dan aci (sagu). Anda juga bisa mencampurkan macaroni sebagai tambahan variasi dan tekstur untuk makanan ini.

Peralatan yang dibutuhkan untuk membuka usaha telur mini dan cilor juga terbilang sederhana. Anda memerlukan wajan yang memiliki cekungan-cekungan kecil, kompor, dan peralatan pendukung lainnya. Jenis telur yang dapat Anda gunakan pun beragam, dimulai dari telur ayam hingga telur burung puyuh.

Baca juga: Ini Dia 10 Jenis Usaha Kuliner Terlaris dan Menjanjikan 2019

Makanan Ringan
Sumber: iStock

Kue Lekker

Makanan manis ini memiliki bentuk menyerupai crepes yang biasa Anda temui pada suatu pusat perbelanjaan. Bedanya, kue ini memiliki ukuran yang lebih kecil dan cenderung lebih garing. Kue lekker memiliki banyak peminat dimulai dari anak-anak hingga dewasa. Alasannya adalah selain rasanya yang enak, harganya terbilang murah yaitu Rp2.000.

Mengutip Moneysmart.id, terdapat usaha kue lekker yang mencapai kancah internasional. Kue manis ini telah mencapai Singapura dan Amerika dengan pesanan ratusan kue per harinya. Pastinya semua ini tercapai karena ketekunan dan keseriusan pelaku usahanya.

Gorengan

Siapa yang tidak kenal gorengan? Makanan ringan dengan variasi yang sangat banyak ini masih menjadi primadona makanan ringan untuk anak sekolahan. Makanan yang biasanya hadir dalam berbagai bentuk dan ragam ini bisa menjadi lading rupiah untuk Anda yang menjalankan usaha ini.

Pemilihan bahan baku yang tepat akan membuat makanan ringan ini mempunyai cita rasa yang enak. Bahkan, anak-anak tidak segan untuk kembali jika merasakan makanan tersebut cocok di lidah mereka. Jangan lupa untuk melengkapi gorengan dengan saus tambahan seperti sambal kacang dan saus sambal agar gorengan tampak lebih menarik.

Perhatikan Kebersihan Makanan Ringan

Demikian beberapa makanan anak sekolah yang mungkin bisa menginspirasi Anda untuk membuka usaha makanan kecil. Walaupun tidak membutuhkan modal besar, Anda harus tetap memperhatikan aspek kesehatan dan kebersihan dari makanan yang Anda jual. Agar nantinya usaha makanan kecil Anda tetap laris dan terus digemari anak-anak.

Jika mendengar kata emas, pasti Anda langsung memikirkan sebuah logam mulai dengan harga yang tinggi. Logam berwarna kekuningan ini memang banyak diminati oleh banyak orang karena rupanya yang indah dan memiliki harga yang lumayan fantastis. Berdasarkan kedua faktor tersebut, sudah mulai banyak orang-orang yang menjadikan logam mulia ini sebagai salah satu benda untuk berinvestasi.

Tetapi, sebelum Anda mulai berinvestasi dengan logam mulia tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Tujuannya adalah agar Anda terhindar dari sesuatu yang justru akan merugikan di kemudian hari. Berikut hal-hal yang perlu diketahui seputar bisnis logam mulia ini sebelum Anda memulainya:

Tempat Jual-Beli

Sebelum Anda memulai investasi, ada baiknya untuk mengetahui tempat-tempat yang menyediakan proses transaksi jual-beli emas. Pengetahuan mengenai tempat jual-beli logam mulia tersebut menjadi penting untuk menghindari emas palsu yang mungkin sudah beredar. Berikut tempat-tempat jual-beli emas yang paling aman untuk didatangi mengutip Cermati:

  • Pegadaian: salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini merupakan tempat yang paling banyak didatangi untuk melakukan investasi logam mulai tersebut. Selain terjamin keasliannya, Anda dapat membeli logam mulia ini secara tunai maupun kredit.
  • Gudang Pusat Antam: PT Aneka Tambang Tbk. atau yang biasa disebut dengan Antam merupakan salah satu produsen utama logam mulia yang bisa dijadikan perhiasan ini. Perlu diketahui, Anda harus menyiapkan sedikit uang lebih untuk membeli emas di sini. Hal ini disebabkan karena Gudang Pusat Antam menetapkan harga yang sedikit lebih tinggi dibandingkan Unit Bisnis Antam.
  • Unit Bisnis Antam: Seperti yang sudah disebutkan, Anda dapat membeli logam mulia tersebut sedikit lebih murah di tempat ini. Selain itu, Unit Bisnis Antam menetapkan harga sebesar 95% dari harga pasar untuk penjualan kembali emas yang Anda miliki. Uniknya, proses transaksi logam mulia berwarna kekuningan di tempat ini bisa terbilang terbatas. Hanya 150 orang yang dapat membeli logam mulia tersebut setiap harinya.  

Baca juga: Investasi Saham dan Reksa Dana yang Perlu Anda Ketahui

emas
Sumber: iStock

Tempat Lain yang Bisa Melakukan Proses Jual-Beli Emas

  • Cabang Antam: Perusahaan logam mulia ini juga memiliki beberapa butik yang tersebut di beberapa daerah. Harga yang ditetapkan pada setiap butik sama tetapi sedikit lebih tinggi dibandingkan Unit Bisnis Antam. Tidak hanya itu, tersedia juga delivery jika posisi Anda masuk ke dalam wilayah jangkauan pengantaran.
  • Butik Emas Mobile: Butik ini bukanlah tempat layanan jual-beli dalam kendaraan. Namun, butik logam mulia yang dimaksud merupakan gerai khusus yang dibuat pada tempat-tempat keramaian seperti mall atau pusat bisnis lainnya. Biasanya, penjualan dalam butik ini terbatas, sehingga banyak pelanggan yang kehabisan.
  • Bank Syariah: Beberapa bank syariah di Indonesia juga memberikan layanan pembelian logam yang mempunyai simbol Au ini. Prinsip jual-beli di bank ini menggunakan prinsip syariah. Anda juga bisa membeli logam mulia kekuningan tersebut secara kredit di sini.
  • Toko Emas: Pilihlah toko yang sudah memiliki sertifikat khusus untuk proses jual-beli emas. Umumnya, barang yang dijual dalam toko ini berupa perhiasan. Hal tersebut menjadikan harga logam mulia di toko relatif lebih mahal dibandingkan tempat-tempat yang sudah disebutkan.

Keuntungan Bisnis dan Investasi Emas

Banyak sekali keuntungan yang dapat diperoleh jika Anda memutuskan untuk berinvestasi logam mulia yang biasa dijadikan perhiasan ini. Contoh keuntungannya adalah harga yang cenderung terus naik, dan kebal inflasi. Selain itu, Emas juga memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Anda dapat dengan mudah mencairkan dana yang Anda tanam kepada logam mulia tersebut.

Bukan itu saja, Anda juga bisa memulai bisnis logam mulia ini dengan modal yang sangat kecil. Mengutip Market Bisnis harga emas Antam ukuran 1 gram per hari ini (09/09/2019) dijual seharga Rp799.000. Angka ini dapat dipecah sesuai dengan ukuran emas yang akan Anda beli. Bahkan Anda bisa memulai investasi logam berwarna kekuningan ini seberat 0.01 gram dengan harga Rp7990.

Kelemahan Bisnis dan Investasi Logam Mulia

Satu-satunya resiko yang bisa Anda dapatkan ketika melakukan bisnis dan investasi logam mulia ini adalah resiko kehilangan. Penyimpanan emas dalam jumlah besar biasanya menarik perhatian orang-orang yang berniat jahat untuk mengambilnya. Jadi, Jika Anda berniat untuk melakukan penyimpanan logam mulia tersebut di rumah, Anda harus memiliki brankas dengan keamanan yang tinggi.

Solusi lain untuk penyimpanan emas dengan jumlah besar adalah dengan menyewa safe deposit box di bank. Penyimpanan emas di bank akan mengurangi resiko kehilangan yang dapat Anda terima. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menitipkan emas tersebut ke pegadaian untuk menjaga logam mulia yang dimiliki.

Secara garis besar, emas merupakan salah satu media yang tepat untuk Anda jadikan investasi karena mudah untuk didapatkan dan dicairkan. Selain itu, Anda juga bisa mendulang keuntungan yang sangat tinggi jika menekuninya dengan baik. Selamat berbisnis emas.

Cara melakukan dan mengembangkan suatu usaha dalam bisnis terbilang cukup bervariasi, salah satunya adalah dengan sistem konsinyasi. Kegiatan bisnis ini ternyata sudah cukup banyak dilakukan oleh banyak pihak. Namun, sebagian dari pengusaha yang melakukan kegiatan ini belum mengerti dengan istilah yang biasa disebut juga dengan consignment tersebut.

Apa Itu Konsinyasi atau Consignment?

Mengutip dari Finansialku Istilah konsinyasi adalah praktik jual-beli yang dilakukan oleh para pedagang utama dengan menitipkan barang dagangannya ke tempat-tempat penjualan. Jenis tempat yang biasa dijadikan sebagai lokasi konsinyasi atau consignment adalah berupa toko-toko atau warung yang dikehendaki oleh pedagang utama.

Jika dilihat dari sisi istilah peran, pihak pedagang yang menitipkan barang dagangannya ke toko disebut dengan konsinyor. Sedangkan, pihak toko yang menerima titipan barang untuk dijual kembali biasa disebut dengan konsinyi atau komisioner. Barang yang dititipkan juga memiliki istilah lain, barang titipan tersebut dikenal dengan istilah barang konsinyasi.

Jenis barang yang bisa menjadi barang konsinyasi pun cukup beragam. Contoh barang-barang yang biasa dijual adalah makanan, pakaian, elektronik, dan lainnya. Konsinyor harus memilih tempat sesuai dengan jenis barang yang akan mereka jual. Hal ini menjadi penting karena jika salah memilih toko, maka ada kemungkinan untuk barang tidak terjual banyak bahkan tidak laku sama sekali.

Bagaimana Cara Kerja Sistem Konsinyasi?

Awalnya, pihak konsinyor atau pemilik barang dagangan harus menentukan toko atau warung yang ingin dijadikan sebagai konsinyi. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pihak konsinyor harus melihat target pasar dari konsinyi. Tujuan dari penetapan target pasar yang tepat adalah agar penjualan semakin maksimal, efektif dan tidak sia-sia.

Konsinyor atau pihak pemilik barang menitipkan barang dagangannya kepada konsinyi untuk dijual kembali. Keduanya kemudian membuat perjanjian tentang ketentuan dan syarat yang harus dipatuhi bersama. Tidak hanya itu, keduanya juga harus mendiskusikan harga penjualan barang dagangan tersebut. Penentuan harga harus dilakukan secara seksama agar tidak terjadi keuntungan yang timpang diantara kedua pihak.

Umumnya, pemilik barang akan menetapkan harga awal dari barang yang dititipkan. Kemudian, pemilik toko akan menjual barang titipan dengan harga di atas harga yang telah ditetapkan untuk mendapatkan keuntungan. Jika barang konsinyasi telah terjual, maka konsinyi akan membayarkannya kepada konsinyor dengan harga yang telah ditetapkan dan dihitung dari jumlah barang yang terjual.

Adakah Untung-Ruginya?

Konsep bisnis ini ternyata memiliki untung-rugi yang harus diperhatikan. Berikut untung dan rugi dari konsinyasi yang dikutip dari Jurnal.id:

Keuntungan Konsinyasi

  1. Bagi Pemilik Produk atau Konsinyor
    • Memperluas pasar dan menghemat biaya promosi
    • Menghemat SDM dan biaya pelayanan
    • Fokus terhadap produk
  2. Bagi Penjual, Penyalur, atau Konsinyi
    • Dapat keuntungan tanpa mengeluarkan modal
    • Resiko kecil
    • Display produk bertambah

Kekurangan atau Kelemahan Sistem Konsinyasi

  1. Bagi Pemilik Produk atau Konsinyor
    • Resiko kerugian
    • Promosi tidak sesuai
    • Uang tidak dapat langsung diterima
  2. Bagi Penjual, Penyalur, atau Konsinyi hampir tidak memiliki resiko atau kelemahan. Alasannya adalah karena produk yang dijual memang bukan produk mereka sendiri. Jadi, jika barang tidak terjual maka penjual tidak akan mengalami kerugian.

Baca juga: Cara Memperluas Koneksi untuk Kesuksesan Bisnis

Konsinyasi
Sumber: iStock

Konsinyasi Sebagai Solusi Untuk Perkenalan Barang Baru

Jadi, bagi Anda pengusaha yang ingin membuat jangkauan produk menjadi lebih besar, cara konsinyasi bisa digunakan. Selain membuka kesempatan untuk memperkenalkan produk yang Anda miliki, konsinyasi juga bisa meningkatkan penjualan produk tersebut. Tetapi perlu diingat, pemilihan toko juga harus sesuai dengan jenis barang yang Anda jual agar keuntungan maksimal bisa Anda dapatkan.