Tag

bali

Browsing
Waktu Baca / 6 Menit

Siapa sih yang tak kenal dengan Pulau Bali? Tak hanya warga Indonesia saja, namun warga negara lain pun begitu jatuh cinta dengan pulau ini, sehingga menjadikannya sebagai destinasi wajib untuk dikunjungi. Anda mungkin juga salah satu dari banyaknya orang yang ingin segera bisa mengunjunginya. Sembari menunggu tiba waktunya, yuk kenali lebih banyak lagi mengenai pulau ini.

Info / Sejarah Bali 

Bali merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia, yang terletak di antara pulau Jawa dan pulau Lombok. Pulau yang dikenal dengan julukan Pulau Dewata ini, juga merupakan salah satu provinsi yang dimiliki Indonesia. Provinsi ini juga terdiri dari deretan pulau kecil lainnya, di antaranya adalah pulau Nusa Penida, pulau Serangan, pulau Menjangan, dan pulau Ceningan. 

Pulau ini sendiri diperkirakan mulai dihuni oleh manusia sekitar tahun 3000 hingga 2500 SM. Penghuninya tersebut diperkirakan berasal dari wilayah Asia Timur. Kebudayaannya sendiri secara umum dipengaruhi oleh India yang datang dengan ajaran agama Hindu dan tulisan Bahasa Sanskerta. Pengaruh itu makin kuat dan cepat, apalagi setelah abad ke 1 Masehi. 

Nama pulau ini sendiri, ditemukan di banyak prasasti, di antaranya adalah Prasasti Blanjong yang ditulis oleh Sri Kesari Warmadewa di tahun 913 Masehi. Dalam prasasti tersebut tercantum kata Walidwipa yang juga disebut sebagai Bali Dwipa atau Pulau Bali. Kondisi masyarakatnya pada saat prasasti tersebut dibuat, diperkirakan sudah mengembangkan tradisi keagamaan dan budaya.  

Baca juga : Mengenal Jawa Timur Lebih Dekat, Provinsi Terluas di Pulau Jawa

Pada abad ke-14, pulau ini disebut telah ditaklukkan oleh Kerajaan Majapahit. Kekuasaan Kerajaan Majapahit diperkirakan berlangsung selama 2 dekade, karena di abad ke-16 saat Kerajaan Majapahit runtuh, terjadi gelombang perpindahan besar ke pulau ini. Pada saat itulah, pulau ini disebut mengalami masa paling gemilangnya. 

Pulau ini juga pernah mengalami masa penjajahan di bawah pendudukan Belanda dan Jepang. Seluruh wilayah pulau ini jatuh ke tangan Pemerintah Hindia Belanda di awal abad ke-20, sedangkan penjajahan Jepang sendiri di mulai pada awal tahun 1942. Status pulau ini pun mengalami perubahan, mulai dari awal kemerdekaan hingga tahun 1958. 

Berselang tak lama setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan, pulau ini tergabung dalam provinsi Sunda Kecil bersama dengan NTB dan NTT. Kemudian, di saat pemerintahan Republik Indonesia Serikat dicanangkan pulau ini termasuk ke dalam Negara Indonesia Timur. Baru pada tahun 1958, pulau ini diakui sebagai provinsi di Republik Indonesia, beserta dengan pulau kecil lainnya.  

Budaya Bali 

Siapa pun pasti setuju jika dikatakan provinsi ini memiliki budaya yang masih begitu kental, walaupun arus keluar masuk budaya luar terbilang begitu besar. Bisa dilihat, sampai sekarang pakaian adat masih dikenakan hingga sekarang, begitu pun dengan acara adat yang masih diadakan sampai sekarang. Berikut adalah beberapa budaya khas Bali yang masih bisa ditemukan hingga sekarang. 

  1. Upacara Adat 

Upacara adat merupakan aktivitas yang kerap dilangsungkan di provinsi ini. Salah satu upacara adat yang paling terkenal dari provinsi ini adalah Ngaben. Ngaben dikenal sebagai ritual khusus atau upacara pembakaran jasad yang dilakukan oleh umat Hindu yang ada di sana. Ritual ini bertujuan agar jasad yang dibakar tersebut jadi suci rohnya, sebelum kembali ke Sang Pencipta.  

  1.  Rumah Adat

Rumah adat di provinsi ini memiliki ciri khas yang terbilang sama pada desainnya, walaupun nanti terbagi ke dalam beberapa jenis yang berbeda. Salah satu ciri khas tersebut terlihat dari bagian depan rumah adatnya yang disebut Gapura Bentar. Gapura Bentar ini dipenuhi dengan ukiran serta relief, membuatnya terlihat menyerupai sebuah candi. 

Rumah adat khas provinsi ini juga diketahui memiliki banyak ruangan yang terpisah-pisah. Bentuk rumahnya pun biasanya berbentuk persegi atau persegi panjang. Ukiran yang dimiliki oleh rumah adatnya tersebut memiliki makna yang mendalam. Beberapa rumah ada di provinsi ini memiliki nama seperti Bale Manten, Bale Sekapat, dan Bale Dauh. 

  1. Pakaian Adat 

Saat berkunjung ke provinsi ini, terbilang tak sulit bagi Anda untuk menemukan warga yang mengenakan pakaian adat atau pakaian tradisional. Bagi kaum pria misalnya, pakaian adat yang dikenakan seperti Baju Safari, sedangkan untuk kaum wanita ada kebaya khasnya sendiri. Pakaian adat ini dilengkapi dengan udeng atau penutup kepala, kamen atau kain tradisional, dan sabuk prada. 

  1. Bahasa Tradisional 

Secara umum, bahasa yang digunakan di provinsi ini adalah bahasa lokal yakni Bahasa Bali. Dalam bahasa ini, ada beberapa tingkatan penggunaan bahasa yang disesuaikan dengan lawan bicara. Contohnya, bahasa Alus digunakan untuk oleh orang dengan kasta rendah ke yang berkasta tinggi, serta bahasa Madya, untuk komunikasi di tingkat masyarakat menengah. 

Rekomendasi Kota-Kota Terkenal di Bali 

  1. Denpasar 

Denpasar merupakan satu-satunya kota yang ada di provinsi ini. Bisa dibilang, kota ini merupakan pusat bisnis di Pulau Dewata ini. Interaksi antara masyarakat lokal dan asing merupakan pemandangan yang biasa saat Anda berada di kota ini. Pantai Sanur dan Lapangan Puputan merupakan 2 destinasi wisata di Kota Denpasar, yang begitu ramai dipenuhi oleh para wisatawan. 

  1. Gianyar

Gianyar merupakan kabupaten yang dikenal sebagai pusat budaya ukiran di provinsi ini. Selain ukiran, kabupaten ini juga dikenal dengan kerajinan perak dan emasnya, yang berkonsentrasi di Desa Celuk. Ragam destinasi wisata menarik ada di kabupaten ini, sebut saja Bali Bird Park, Ubud, Tampaksiring, Pasar Sukawati, dan Monkey Forest Ubud. 

  1. Tabanan 

Kabupaten Tabanan dikenal sebagai kabupaten penghasil beras terbesar di provinsi ini. Salah satu tradisi khas masyarakat di kabupaten ini adalah Mesuryak, tradisi lempar uang di desa Bongan yang bermakna pemberian bekal pada leluhur. Kabupaten ini juga terkenal akan desa Jatiluwih, desa dengan pemandangan sawah terasering yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia. 

  1. Karangasem 

Sama dengan kota dan kabupaten lainnya, kabupaten Karangasem juga punya segudang hal menarik yang jadi magnet bagi para wisatawan untuk datang ke sana. Pura Besakih yang merupakan pura hindu terbesar di provinsi ini, berada di Kabupaten Karangasem. Kabupaten ini juga terkenal dengan tradisi Perang Api, yang dilakukan setiap 2 tahun sekali. 

Lokasi Wisata Bali 

  1. Pura Tanah Lot 

Pura Tanah Lot menjadi salah satu pura yang begitu unik dikarenakan lokasi berdirinya pura tersebut. Bagaimana tidak pura ini berada di atas batu karang yang terletak di tengah laut, dengan laut selatan sebagai latar belakangnya. Jika sekiranya air laut sedang pasang, maka batu karang ini terlihat seperti berpisah dengan daratan. 

  1. Pantai Kuta

Jika bicara tentang destinasi wisata di provinsi ini, tentu saja Pantai Kuta harus jadi salah satu yang diperbincangkan. Pasir putih yang terhampar di pantai ini, merupakan salah satu daya tariknya tersendiri. Bahkan saat sudah makin banyak lokasi wisata baru di provinsi ini, Pantai Kuta tetap tak pernah sepi dari pengunjung lokal maupun internasional. 

  1. Pulau Nusa Penida

Pulau Nusa Penida bisa dibilang sebagai lokasi wisata yang sedang begitu populer saat ini. Suasana pulau yang terbilang masih lebih alami, serta banyaknya spot foto yang unik, menjadikan Nusa Penida sebagai salah satu destinasi unggulan provinsi ini. Pulau ini terutama sekali jadi destinasi favorit bagi para pasangan pengantin baru yang sedang berbulan madu. 

  1. Desa Penglipuran

Ingin merasakan suasana desa yang masih begitu kental, berikut dengan tradisi dan budayanya? Kunjungi saja Desa Penglipuran! Saat mengunjungi desa ini, Anda akan melihat desain rumah penduduk yang sama antara satu dengan yang lainnya. Selain hal tersebut, Desa Penglipuran ini juga terkenal akan kebersihan desanya. 

Kuliner Khas Bali 

  1. Ayam Betutu 

Bisa dibilang, sebagian besar orang yang ditanya mengenai kuliner khas Pulau Dewata ini akan langsung menyebut ayam betutu. Ayam betutu diolah menggunakan bumbu khas, seperti bawang merah, bawang putih, kencur, kemiri, terasi, serai, dan daun salam. Ayam akan direbus terlebih dahulu, lalu kemudian dibakar, agar bumbunya makin meresap dan semakin nikmat.  

  1. Sate Lilit 

Jika selama ini Anda hanya melihat sate yang ditusuk dengan lidi, maka sate lilit khas Pulau Dewata ini akan jadi sesuatu yang baru bagi Anda. Daging yang digunakan sebagai bahan sate ini biasanya daging ikan tuna, namun tak jarang juga digunakan daging ayam sebagai gantinya. Sesuai dengan namanya, daging yang telah diolah, akan dililitkan ke tusuk satenya. 

  1. Nasi Jinggo 

Nasi Jinggo merupakan kuliner berbahan nasi yang bisa dengan mudah Anda temukan saat berkunjung ke Pulau Dewata. Nasi akan dibungkus dengan daun pisang yang dibentuk seperti kerucut, dengan lauk berupa suwiran daging, sambal goreng tempe, dan mi. Jika Anda datang ke pesta atau acara lainnya, lauk yang diberikan pun akan lebih bervariasi lagi.

  1. Timbungan 

Timbungan merupakan makanan yang terlebih dahulu dimasukkan ke dalam bambu, baru kemudian dipanggang. Makanan untuk timbungan ini berupa daging, baik itu ikan, babi, atau ayam, lalu kemudian dibumbui dan dicampur dengan sayur seperti daun sela. Makanan khas satu ini terutama sekali disajikan saat hari raya Kuningan dan Galungan. 

Kerajinan Tangan Khas Bali 

  1. Tas Rotan 

Beberapa waktu yang lalu, popularitas tas rotan khas Pulau Dewata begitu melesat. Tas ini sendiri terbuat dari rotan yang kemudian dianyam. Umumnya, pola dari tas yang terbuat dari rotan ini berbentuk bulat. Saking tersohornya, tas rotan khas Pulau Dewata ini juga bisa dibeli secara online via marketplaces, loh! 

  1. Kain Endek 

Saat berkunjung ke Pulau Dewata, jangan lupa untuk membawa pulang kain Endek nantinya. Kain Endek merupakan hasil kerajinan rumahan tradisional, yang kerap digunakan untuk kepentingan upacara adat atau pun saat pergi ke pura. Motifnya begitu beragam, sehingga Anda bisa memilih salah satu yang sesuai dengan selera Anda. 

  1. Patung 

Pulau Dewata terkenal dengan hasil kerajinan patungnya. Tak terbatas hanya patung kayu saja, namun ada juga kerajinan patung batu. Desa Batubulan merupakan salah satu desa yang menjadi sentra dari para pengrajin patung batu ini. Jika sekiranya Anda mencari aneka patung kayu, maka desa Mas di Gianyar merupakan destinasi terbaik untuk dikunjungi. 

Tak pernah habis sepertinya bahan pembicaraan mengenai Bali, yang juga dikenal dengan julukannya sebagai Pulau Dewata ini. Tradisinya yang begitu kental, di tengah arus masuk wisatawan luar negeri yang tak pernah berhenti, memang patut untuk diacungi jempol. Pastikan Anda kunjungi setiap destinasi wisata populer di Pulau Dewata ini, saat mengunjunginya. 

Saat ini Pemerintah Provinsi Bali sudah bekerjasama dengan Mbizmarket sejak Juli 2020. Selain di tingkat provinsi, kabupaten Buleleng juga telah mengadaptasi penggunaan Mbizmarket untuk pengadaan barang/jasa. Melalui sistem pengadaan online, diharapkan belanja pemerintah akan semakin transparan juga efektif/efisien secara waktu dan proses. Melalui Perpres no 12 tahun 2021 dimana pemerintah mewajibkan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah mengalokasikan pengadaan minimum 40% untuk UMK dan koperasi. Melalui adanya platform Mbizmarket, pemerintah bisa mendigitalisasi pada sistem belanja dan turut memajukan UMKM.