Waktu Baca / 2 Menit

Semua kegiatan bisnis pasti memerlukan pengembangan agar bisa bertahan dalam pasarnya, salah satu langkahnya adalah dengan menggunakan analisis TOWS matrix.

Walaupun terlihat hampir sama dengan analisis SWOT, metode ini memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Lalu apa itu analisis TOWS matrix?

Pengertian Analisis TOWS Matrix

Analisis TOWS matrix merupakan singkatan dari beberapa kata yaitu threats (ancaman-ancaman), opportunities (peluang-peluang), weaknesses (kelemahan-kelemahan), dan strengths (kekuatan-kekuatan).

Sekilas singkatan ini hampir sama dengan yang dimiliki oleh SWOT, perbedaan terletak dari fokusnya. TOWS matrix mengharuskan para pelaku bisnis untuk mempelajari dan melakukan investigasi faktor eksternal.

TOWS matrix lebih berfokus ke faktor di luar perusahaan karena perubahannya yang cukup cepat dan dinamis. Hal ini membuat para pelaku bisnis harus memiliki pemikiran yang kritis terhadap kejadian yang ada di sekitar mereka.

Tidak hanya itu, persaingan yang cukup ketat di luar perusahaan juga membuat TOWS matrix ini sangat penting untuk dilakukan.

Setelah semua faktor eksternal di identifikasi, barulah menganalisis faktor internal dari perusahaan. Pembahasan mengenai rencana, strategi, dan langkah yang diambil dilakukan pada tahap ini.

Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan posisi perusahaan diantara perusahaan lainnya. Tentunya, hal ini mengacu juga terhadap peluang yang tersedia setelah analisis eksternal dilakukan.

TOWS Berbeda dengan Analisis SWOT

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, TOWS dan SWOT memiliki fokus yang berbeda. Analisis TOWS terlebih dahulu mempelajari dan mengidentifikasi pilihan pilihan strategi yang akan dilakukan kepada eksternal.

Organisasi atau perusahaan juga mempelajari peluang-peluang yang ada di pasar dan mengenali kemungkinan-kemungkinan yang bisa dilakukan. Tindakan ini menjadikan perusahaan bisa mengontrol dan mengendalikan ancaman-ancaman yang hadir dari luar.

Sedangkan SWOT lebih berfokus kepada kondisi internal perusahaan. Perusahaan akan melihat apa kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. Setelah itu, baru mereka mempelajari bagaimana pengaruh faktor eksternal seperti kesempatan dan ancaman terhadap perusahaan.

Baca juga:
Analisis SWOT, Strategi Prima untuk Meningkatkan Bisnis

Memiliki Empat Strategi

TOWS matrix memiliki empat strategi yang biasa digunakan untuk masuk ke pasar dan menanggulangi ancaman yang datang. Berikut empat strategi TOWS:

  • Strength/Opportunity (SO): Strategi ini membuat perusahaan menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk mengeksploitasi peluang.
  • Weakness/Opportunity (WO): Strategi ini menandakan bahwa Anda akan mengatasi segala kelemahan yang dimiliki dan mengambil keuntungan dari peluang yang ada. Jadi Anda mengurangi kelemahan kemudian eksploitasi peluang.
  • Strength/Threat (ST): Perusahaan akan mengekspliotasi kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi potensi ancaman yang akan hadir.
  • Weakness/Threat (WT): Pilihan strategi yang terakhir adalah yang sedikit kurang menarik. Strategi ini menggunakan langkah dengan mengurangi kelemahan untuk menghindari ancaman.

Aturan Ringkas Mengenai Analisis TOWS Matrix

Terdapat aturan-aturan ringkas yang harus dilakukan ketika menggunakan analisis ini. Aturan tersebut bertujuan untuk efektifitas jalannya strategi untuk pemasaran ini. Aturan yang ahrus diikuti adalah:

  1. Seperti banyak konsep dan alat lainnya, TOWS bersifat subjektif. Strategi ini akan berjalan jika data yang digunakan sesuai dengan model yang dimiliki.
  2. Anda juga bisa menggunakan model strategi lain untuk mendukung strategi yang dijalankan. Contoh strategi yang bisa digunakan adalah Ansoff’s Matrix dan lain sebagainya.
  3. Strategi yang digunakan termasuk juga untuk pengembangan dan pertumbuhan internal, penggabungan, akuisisi, dan joint ventura.  
  4. Harus dilakukan secara spesifik dan hindari area yang bias.
  5. Ikuti feeling dan intuisi. Jika dirasa tidak tepat, maka gunakan konsep atau model lain yang cocok untuk bisnis Anda.

Secara garis besar disimpulkan bahwa TOWS matrix dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis dengan menganalisis kondisi eksternal yang ada. Anda bisa menggunakan empat macam pilihan strategi yang bisa dilakukan dengan menyesuaikan model bisnis dari perusahaan.

Perlu diingat juga bahwa, tidak semua strategi tepat untuk bisnis tertentu, jadi gunakan model lain jika strategi ini tidak sesuai dengan model bisnis Anda.

Tulis Komentar