Waktu Baca / 2 Menit

Pelajaran terkait pajak memang termasuk materi umum yang biasanya diajarkan pada siswa sejak SMP, namun tentu hanya hal-hal khusus saja dan belum mencakup pembahasan rincinya.

Sebab itulah ada sekolah khusus terkait pembahasan pajak dengan segala seluk-beluknya. Namun kali ini, mari kita bahas tentang macam – macam pajak yang memang perlu dipelajari setiap orang.

Pertama-tama, pajak yang ada terdiri dari dua macam, yakni pajak daerah dan pajak pusat. Ibarat menjadi tulang punggung pendapatan negara, maka pajak memegang peran penting yang sangat kuat untuk proses pembangunan di negara kita tercinta.

Baca juga:
Kenali Sistem Pemungutan Pajak Yang Berlaku Di Indonesia

Dengan begitu, sebagai bentuk wujud dari seorang warga negara yang taat, maka kita pun juga harus mempelajari macam beserta fungsinya.

Bentuk dari Penggolongan serta Macam-Macam Pajak di Indonesia!

Jika sebelumnya ada dua macam pajak, maka kini saatnya kita masuk ke bagian cara penggolongannya. Golongan pertama yakni pajak pusat. Pemerintah pusat adalah sebagai pengelolanya, dan secara langsung Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mewakilinya.

Berbeda dengan golongan berikutnya yaitu pajak daerah, pemerintah daerah-lah yang menjadi pengelola. Khususnya Pemerintah tingkat Provinsi ataupun Kabupaten/Kota yang pastinya juga nanti akan diadministrasikan juga pada Badan Pendapatan Daerah setempat.

Nah berikut macam-macamnya, yang dimulai terlebih dahulu dengan macam pajak pusat.

1. Pajak Penghasilan

Pajak Penghasilan atau PPh, maka pajak penghasilan ialah suatu pungutan yang dikenai hanya untuk badan atau orang pribadi dari penghasilan yang sudah diperolehnya, ataupun diterima dalam suatu tahun. Dengan begitu maka penghasilan inilah yang bisa berupa hal seperti gaji, keuntungan usaha, hadiah, honoranium, dan lainnya.

PPh pun terbagi lagi jadi dua, yakni wajib pajak luar dan dalam negeri. Sehingga atas adanya ketentuan pada perpajakan di Indonesia, maka mereka pun pihak yang memotong, membayar, serta juga memungut pajak yang tertuang dari objek pajak tersebut.

Selanjutnya ada juga objek pajak yang termasuk setiap penghasilan yang diperoleh atau diterima wajib pajak baik luar dan dalam negeri.

2. Pajak Pertambahan Nilai

Pajak Pertambahan Nilai atau PPN, maka pajak ini mengarah pada pungutan yang memang bebannya terdapat pada transaksi jual beli jasa maupun barang. Kepada wajib pajak badan ataupun pribadi, yang sudah menjadi PKP atau Pengusaha Kena Pajak.

Jadi bisa disimpulkan bahwa, peredaran pajak ini pun dilakukan antara produsen dan juga konsumen. Tergolong pajak tidak langsung, maka PPN pun menjadi kewajiban tersendiri bagi produsen yang nantinya harus melaporkan, menyetor, serta memungut PPN itu sendiri.

Namun bagi konsumen akhir, ia pun juga berkewajiban membayar PPN pula, jadi masing-masing mempunyai kewajiban tersendiri.

3. Jenis Pajak Penjualan yang Berasal dari Barang Mewah

Merupakan jenis pajak yang hanya berlaku untuk transaksi barang-barang mewah, baik luar maupun dalam negeri. Yang termasuk objek dari PPnBM antara lain seperti barang kebutuhan pokok, barang konsumsi masyarakat tertentu, maupun yang berpenghasilan tinggi dan untuk menunjukkan status.

4. Bea Materai

Pajak yang satu ini secara khusus berlaku apabila ada pemanfaatan dokumen tertentu seperti akta notaris, surat perjanjian, surat berharga, hingga kwitansi pembayaran yang nantinya tertuang berapa nominal uang tertentunya.

Uniknya, proses pelunasannya pun ada 2 macam yakni dari benda materai dan cara yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan memakai sistem komputerisasi dan teknologi pencetakan.

5. Pajak Bumi dan Bangunan

Terakhir, PBB yang akan dikenakan atas pemanfaatan, kepemilikan, maupun penguasaan atas adanya bangunan dan/ tanah. Adapula PBB ini juga terbagi jadi dua jenis sektor, yakni PBB Sektor P2 dan PBB Sektor P3.

Apakah kini Anda sudah mulai paham terkait macam-macam pajak yang ada di Indonesia? Semoga dengan pembahasan ini, banyak yang semakin memahami pula bagaimana pentingnya membayar pajak dengan tepat waktu ya. Semoga bermanfaat!

Tulis Komentar