Waktu Baca / 2 Menit

Dalam bidang pekerjaan konstruksi, ada banyak sekali jenis alat berat yang digunakan. Salah satu tipe alat berat yang sering dijumpai adalah dump truck. Alat berat satu ini digunakan untuk memindahkan material dalam jarak yang menengah hingga jauh. Tipe dari alat berat yang satu ini ternyata begitu beragam, kali ini akan dibahas apa saja jenisnya lalu apa fungsinya dalam bidang konstruksi.

1. Rear Dump

Tipe pertama ada rear dump yang dibagi lagi menjadi dua tipe yaitu rear dan tractor wagon. Tipe rear lebih sering digunakan daripada tipe tractor wagon karena dilihat dari segi kekuatannya jauh lebih baik dari tipe wagon. Hanya saja pemakaiannya mungkin masih sangat dipengaruhi oleh kebutuhan dan kondisi lapangan.

Alat berat ini dipakai untuk memindahkan barang atau material dari satu tempat ke tempat lain. Umumnya jenis material yang diangkut berupa tanah dan pasir kering. Untuk tipe material batu atau material lain yang berpotensi merusak, dibutuhkan lapisan alas yang cukup kuat. Tipe truk ini memiliki bak yang bisa memuat material seberat 25 hingga 250 ton.

2. Side Dump

Berikutnya ada tipe side dump yang menggunakan konsep pengangkutan barang lewat sisi samping bak. Jenis truk ini juga sangat sering digunakan di bidang konstruksi. Desain pengangkutan barang yang dilakukan dari sisi samping membuat truk ini bisa bekerja secara efisien. Hanya saja memang dibutuhkan ketelitian ekstra apalagi ketika dilakukan pembongkaran muatan.

Saat pembongkaran, penting sekali untuk memperhatikan distribusi material di dalam bak. Jika ada kelebihan material di satu sisi, maka truk bisa terguling dan tentunya akan berakibat fatal. Meskipun membutuhkan ketelitian tinggi, namun truk ini sangat fleksibel. Cocok sekali digunakan untuk pekerjaan konstruksi yang dilakukan di lokasi dengan lahan terbatas.

3. Bottom Dump

Jenis dump truck berikutnya didesain dengan akses pengangkutan dari bagian bawah bak. Tipe ini dikenal dengan nama bottom dump. Bagian bawah dari bak memiliki akses yang dapat dibuka dan ditutup. Pintu tersebut digerakkan dengan menggunakan mesin hidrolik dan akan menjadi satu-satunya akses pengangkutan material.

Umumnya jenis truk ini dipakai untuk mengangkut material yang bersifat lepas. Seperti tanah, batuan sedimen, pasir, kerikil, dan lain sebagainya. Uniknya, pembongkaran muatan pada truk jenis ini dilakukan saat posisi truk sedang bergerak.

4. On Highway

Ada pula tipe truck on highway yang memiliki beban muatan maksimal 20m3. Truk jenis ini dibekali dengan roda penggerak yang ada di bagian depan. Roda penggerak tersebut dikenal juga dengan nama four wheel drive. Namun pada beberapa jenis truk, ditemukan adanya roda penggerak yang diposisikan di bagian belakang. Jenis ini dikenal dengan nama rear wheel drive.

5. Off Highway

Berikutnya ada tipe truk off highway yang muatannya jauh lebih besar dari tipe on highway. Tipe truk ini memiliki manuver yang baik dan tingkat kekokohannya jauh lebih tinggi daripada tipe on highway. Namun jenis ini memiliki desain loading height yang tinggi sehingga cukup sulit untuk melakukan pemuatan. Secara keseluruhan, struktur truk ini sangat kokoh dan tangguh.

Baca juga : 5 Mesin Industri Pertanian Modern yang Sering Digunakan

Itulah tadi ragam jenis dump truck yang biasa ditemui dalam lokasi bidang konstruksi. Tentunya tipe truk yang dipakai harus disesuaikan dengan kebutuhan dan lokasi. Selain itu kapasitas dari truk juga akan sangat berpengaruh pada jenis truk yang akan digunakan. Semua tipe truk ini harus dioperasikan oleh profesional demi menjamin keamanan orang-orang yang bekerja di lokasi konstruksi.

Tulis Komentar