Waktu Baca / 6 Menit

Setiap provinsi di Indonesia memiliki pesonanya masing-masing dan kali ini Anda akan diajak untuk mengenali pesona dari Jawa Timur. 

Provinsi ini merupakan provinsi dengan wilayah yang paling luas di antara semua provinsi yang ada di pulau Jawa. Mulai dari sejarah hingga budayanya, dijamin akan membuat Anda tak berpikir dua kali untuk bisa berkunjung ke sana. 

Sejarah Jawa Timur

Keberadaan manusia di provinsi ini diketahui sudah dimulai sejak zaman prasejarah. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya sisa-sisa fosil manusia purba, seperti Pithecanthropus Erectus, di wilayah provinsi tersebut.

Sedangkan untuk kehidupan masyarakat baru sendiri diketahui baru muncul di abad ke-8, dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinoyo di daerah Malang. 

Pada zaman kerajaan di Indonesia, provinsi ini kerap kali menjadi pusat kekuasaan dari berbagai kerajaan, seperti Singasari dan Majapahit. Struktur pemerintahan di sana pun dipengaruhi oleh kerajaan yang menguasainya.

Misalnya saja saat dikuasai kerajaan Singasari, struktur pemerintahan terdiri dari Pusat (Kraton), Nagara (Provinsi), Watek (Kabupaten), dan Wanua (Desa).

Baca juga:
Menilik Pesona Jawa Barat, dari Tempat Wisata Hingga Kuliner Khasnya

Saat Pemerintah Hindia Belanda menguasai Indonesia, dibentuklah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tepatnya di tahun 1929. Kemudian, mulai dari tahun 1929 hingga 1945, provinsi ini berada di bawah pendudukan militer Jepang. Setelah kemerdekaan diproklamirkan, provinsi ini menjadi salah satu dari 8 provinsi di Indonesia yang dibentuk oleh PPKI.  

Saat bentuk pemerintahan di Indonesia berganti jadi perserikatan, tepatnya pada 26 November 1948, dibentuklah Negara Jatim sebagai salah satu negara bagian. Pada tahun 1950, provinsi ini kembali menjadi provinsi Jawa Timur, sesuai dengan UU No. 2 Tahun 1950. Ulang tahun provinsi ini sendiri diperingati setiap tanggal 12 Oktober.    

Budaya Jawa Timur

Layaknya provinsi lain di Indonesia, provinsi Jawa Timur memiliki beragam budaya yang bahkan hingga sampai sekarang masih dipertahankan dengan baik. Budaya yang beragam ini berasal dari daerah-daerah yang secara administratif termasuk ke dalam provinsi ini. Berikut adalah beberapa budaya yang menjadi ciri khas dari provinsi satu ini. 

1. Suku 

Suku lokal yang ada di provinsi ini terbilang beragam, seperti Jawa, Tengger, Osing, Madura, dan Bawean. Mengenai suku terbesar yang mendiami provinsi ini adalah suku Jawa. Suku yang beragam membuat provinsi satu ini begitu kaya akan budaya, yang mana perwujudannya masih bisa dilihat hingga sekarang ini. 

2. Bahasa Tradisional 

Sama dengan suku tradisionalnya, bahasa yang digunakan pun terbilang beragam. Secara luas, bahasa Jawa memang digunakan dalam interaksi sehari-hari. Namun, jika sudah berpindah ke daerah yang lain, secara otomatis warga di sana pun akan menggunakan bahasa setempat.

Selain bahasa Jawa, bahasa Madura, Osing, Tengger dan Kangean juga kerap digunakan di provinsi ini. 

3. Rumah Adat 

Rumah Joglo dikenal sebagai rumah adat di provinsi ini. Ciri khas dari Rumah Joglo ini terlihat dari desain bangunannya yang berbentuk limas, yang kemudian dilengkapi dengan atap yang megah. Istilah ‘joglo’ sendiri merujuk pada megahnya atap rumah ini, yang disebut menyerupai bentuk sebuah gunung. 

Dulunya, Rumah Joglo hanya dimiliki oleh kaum bangsawan saja, sebagai pertanda status sosialnya. Keunikan Rumah Joglo ini juga terlihat salah satunya dari penggunaan kayu jati yang dominan untuk bangunannya.

Rumah Joglo pun terbagi ke dalam beberapa jenis, seperti Rumah Joglo Sinom, Rumah Joglo Pangrawit, dan Rumah Joglo Hegeng.  

4. Pakaian Adat 

Pakaian adat yang dimiliki oleh provinsi ini terbilang beragam. Khusus untuk pakaian adat yang berasal dari Madura misalnya, terdiri atas baju luaran yang berwarna hitam, dengan kaos dalaman yang berwarna merah dan putih. Celana yang digunakan oleh orang Madura ini sifatnya longgar, serta panjang mencapai mata kaki. 

Pakaian adat khas provinsi ini juga bisa Anda lihat dari pakaian Cak dan Ning yang berasal dari Kota Surabaya. Pakaian untuk kaum pria terdiri atas beskap, jarik, kuku macan, terompah, serta sapu tangan merah.

Sedangkan untuk kaum wanita, dikenakan kebaya, jarik, kerudung renda, serta aksesori tambahan seperti gelang dan anting. 

Rekomendasi Kota-Kota Terkenal di Jawa Timur 

1. Surabaya

Jika berbicara mengenai kota-kota terkenal yang ada di provinsi ini, sudah pasti Surabaya masuk dalam daftarnya. Kota ini merupakan ibu kota provinsi, sekaligus kota terbesar ke 2 di Indonesia setelah Jakarta.

Nama kota ini sendiri konon berasal dari gabungan kata cura yang berarti hiu dan bhaya yang berarti buaya, 2 binatang yang bertarung kala meletusnya Gunung Kelud. 

Sebagai langkah untuk menghentikan pertarungan tersebut, nama kedua binatang tersebut pun digabung sehingga akhirnya menjadi Surabaya. Saat berkunjung ke Surabaya, Anda akan bisa melihat patung hiu dan ikan ini, yang memang menjadi ikon dan destinasi wisata favorit di Kota Surabaya.  

2. Malang 

Selanjutnya, ada Kota Malang yang juga sangat tersohor sebagai kota wisata di Indonesia. Malang kerap dijuluki sebagai Switzerland van Java, dikarenakan letak kota ini yang dikelilingi oleh deretan gunung, seperti Arjuno, Kawi, Semeru, dan Bromo. Tata kota ini pun begitu indah, di mana dikatakan mirip dengan Swiss. 

Malang juga dikenal sebagai kota pendidikan di Indonesia. Ada banyak perguruan tinggi terkemuka yang berlokasi di sini, sebuat saja Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang.

Mahasiswa yang menuntut ilmu di sini pun tak terbatas dari dalam provinsi atau pulau Jawa saja, melainkan juga dari provinsi di luar pulau Jawa.  

3. Kediri 

Kediri juga terbilang sebagai salah satu kota tersohor di provinsi ini. Ikon yang dimiliki oleh kota ini yakni Tugu Simpang Lima Gumul. Salah satu daya tarik kota ini, khususnya bagi para generasi muda, adalah keberadaaan Kampung Inggris-nya. Ada banyak peserta pelatihan yang datang dari dalam maupun luar provinsi, untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka di kota ini. 

4. Probolinggo 

Bagi para pendaki gunung, kota Probolinggo tentu menjadi kota yang istimewa. Pasalnya, di kota inilah berdiri dengan kokoh Gunung Bromo, gunung yang jadi rute pendakian favorit bagi para pendaki, baik lokal maupun internasional.

Probolinggo juga menjadi salah satu kota di mana suku Tengger, suku yang memeluk agama Hindu Lama berdiam.  

Lokasi Wisata Jawa Timur 

1. Gunung Bromo 

Kokohnya Gunung Bromo menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata favorit baik bagi warga lokal, maupun turis lokal atau internasional. Gunung Bromo yang berlokasi di Probolinggo, terbilang memiliki rute yang mudah untuk dilewati.

Saat berkunjung ke sini, pastikan Anda mencoba atraksi yang ada di sana, misalnya seperti menunggang kuda di padang pasir yang luas.  Selain itu ada wisata air terjun yang cukup dekat dengan Gunung Bromo, yakni Madakaripura.

2. Kawah Ijen

Penikmat wisata alam akan sangat dimanjakan saat berkunjung ke provinsi ini, di antaranya karena adanya Kawah Ijen yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit.

Keunikan dari Kawah Ijen salah satu terlihat dari pendar berwarna biru seperti api yang biasa muncul saat dini hari. Selain itu, Anda juga bisa melihat langsung aktivitas penambangan batu belerang oleh warga sekitar. 

3. Museum Angkut 

Museum Angkut merupakan museum yang menjadi rumah bagi berbagai macam jenis kendaraan, mulai dari zaman kuno hingga modern seperti sekarang. Miniatur kendaraan yang berjumlah sekitar 300 buah tersebut ditata dengan begitu rapi.

Jika datang di saat yang tepat, Anda bisa menyaksikan parade di Museum Angkut ini yang menyerupai karnaval. 

4. Gili Labak 

Merupakan destinasi wisata yang berada di kawasan Sumenep. Gili Labak merupakan sebuah pulau, yang pesonanya tak kalah dari Gili Trawangan di Lombok yang begitu tersohor.

Pantainya yang putih dan air lautnya yang hijau dijamin akan memesona pandangan siapa pun yang datang kemari. 

Kuliner Khas Jawa Timur 

1. Soto Lamongan 

Bagi Anda pecinta soto, wajib hukumnya untuk mencoba Soto Lamongan. Soto lamongan memiliki ciri khas berupa adanya koya atau bubuk gurih yang terbuat dari kerupuk udang dan bawang putih.

Bayangkan saja, betapa gurihnya sepiring soto kental yang telah ditambahi dengan bubuk khas satu ini. 

2. Rawon 

Belum afdal mengunjungi provinsi ini jika Anda tak menyempatkan diri untuk mencicipi rawon. Rawon merupakan makanan yang identik dengan kuahnya yang berwarna cokelat kehitaman.

Warna gelap kuah rawon ini diperoleh dari penggunaan bahan rahasia yang disebut kluwek. Saat menyantap rawon, jangan lupa untuk dilengkapi dengan bawang goreng dan kerupuk. 

3. Rujak Cingur 

Jika selama ini rujak yang Anda kenali hanya yang berisikan irisan buah saja, Anda sangat direkomendasikan untuk mencoba rujak cingur. Nama rujak ini sendiri berasal dari bahan rujaknya sendiri, yakni cingur atau mulut sapi.

Irisan mulut sapi akan direbus terlebih dahulu, lalu kemudian diiris dan ditambahi dengan sayuran, lalu kemudian diguyur dengan kuah kacang pedas yang kental. 

4. Nasi Krawu

Nasi krawu merupakan makanan khas Gresik, kota yang dikenal sebagai penghasil semen di Indonesia. Terdiri dari beragam bahan seperti daging sapi, sambal terasi, dan tak ketinggalan, serundeng.

Cita rasa nasi krawu ini makin nikmat dan menggoda selera, dikarenakan disajikan dengan menggunakan daun pisang. 

Kerajinan Tangan Khas Jawa Timur

1. Batik 

Batik sudah menjadi kerajinan tangan yang dihasilkan oleh banyak daerah di Indonesia, khususnya provinsi ini. Ciri khas dari batik daerah ini adalah motifnya yang terbilang lebih bebas, serta tak terikat dengan pakem-pakem motif yang ada sebelumnya.

Sifat dari hiasan batiknya ini terbilang naturalis, serta telah dipengaruhi oleh ragam kebudayaan asing. 

2. Keramik

Jika ingin mencari buah tangan berupa keramik, maka Anda patut mengunjungi Kota Malang. Pasalnya, kota ini dikenal sebagai sentra kerajinan keramik.

Bahkan, keberadaan pengrajin keramik di sini menjadikan daerah Diyono di Kota Malang, sebagai Kampung Wisata Keramik. Hiasan dari keramik tersebut bisa dipajang di rumah atau dijadikan sebagai buah tangan.  

3. Kerajinan Kulit 

Kerajinan tangan lainnya yang juga dimiliki oleh provinsi ini adalah kerajinan kulit. Sentra kerajinan tersebut berlokasi di Tanggulangin, Siadoarjo.

Ada banyak barang yang dihasilkan oleh pengrajin kulit tersebut, misalnya seperti tas kulit yang tak perlu lagi diragukan kualitasnya. Bukan hanya di Indonesia, hasil dari kerajinan kulit satu ini juga sudah sampai ke luar negeri, loh!

Bicara soal pengrajin dan usaha, UMKM Jawa Timur kini bisa mendaftarkan diri ke Mbizmarket untuk peluang usaha yang lebih besar. Kenapa? Karena November 2020 lalu, Mbizmarket telah ditunjuk oleh pemerintah provinsi Jawa Timur untuk menjadi salah satu platform untuk belanja pengadaan barang/jasa untuk pemerintah. Pemprov Jawa Timur melalui program Jatim Bejo mengajak UMKM untuk memasarkan usaha lebih giat melalui online agar bisa berkesempatan juga mengikuti pengadaan di level pemerintah.

Jadi bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan ataupun liburan kesana, jangan lupa untuk mendukung usaha lokal Jawa Timur ya. Silahkan mecicipi kuliner hingga belanja oleh-oleh di pengusaha lokal disana!

Tulis Komentar