Belakangan ini, tersiar kabar tentang serangan virus corona di berbagai negara. Bahkan negara elit seperti Amerika Serikat, Italia, Jepang, dan Jerman pun kena cukup parah. Di Indonesia sendiri belum turun ketetapan untuk lockdown sih. Tapi untuk jaga-jaga, siapkan daftar berikut sebelum beli grosir makanan kering untuk kebutuhan darurat.

1. Keripik Ubi Jalar

Sifatnya yang mudah tumbuh seperti singkong membuat keripik ubi jadi mudah ditemukan. Baik secara offline maupun online. Rasanya yang gurih dan khas mampu menemani rasa suntuk ketika mengisolasi diri di rumah. Lebih enak lagi kalau disambi dengan menonton televisi atau bermain game.

2. Kue Kering

Rasa-rasanya tak ada yang mampu menolak kelezatan yang ditawarkan oleh kue kering. Di toko-toko, cukup banyak varian kue kering yang dijual. Ada yang menggunakan kombinasi bahan dari durian, cokelat, pisang, dan lain-lain. Adanya kue kering juga bisa menemani waktu santai ketika pekerjaan di rumah sudah selesai.

3. Makaroni

Hmm. Dengar “kriuk”-nya saja sudah mengundang selera. Apalagi kalau makan langsung. Makanan kering ini wajib masuk stok karena bisa tahan berhari-hari. Terutama kalau dimasukkan ke kulkas atau wadah yang tertutup rapat. Tentu lebih awet lagi. Makaroni bisa difungsikan sebagai camilan ataupun teman makan saat lauk-pauk di rumah sudah habis.

4. Keripik Usus

Di kota-kota besar, cukup mudah menemukan produk olahan dari usus ini. Ada yang tersedia dalam kemasan mini, sedang, maupun besar. Keripik usus yang bagus itu bisa tahan selama lebih dari 1 bulan. Oleh karena itu, sebelum beli, pastikan tidak mengandung udara atau oksigen dalam kemasan. Khususnya yang diproduksi oleh UMKM.

5. Keripik Belut

Sebelum beli keripik belut secara grosir, pastikan dulu produknya masih jauh dari tanggal kedaluwarsa. Selain itu, cek juga bahan-bahan yang digunakan. Apakah mengandung bahan pengawet atau tidak. Di kota-kota besar seperti Yogyakarta sangat mudah menemukan produk makanan kering ini. Harganya pun relatif terjangkau untuk masyarakat umum.

6. Kerupuk Udang

Rasanya yang enak, gurih, dan khas membuat kerupuk udang wajib masuk daftar untuk stok makanan kering saat berada dalam kondisi darurat. Kerupuk udang bisa dimakan sebagai camilan ataupun lauk. Biar tahan lama, mending beli yang mentahan saja. Lalu digoreng sendiri di rumah. Tapi kalau mau beli yang versi sudah jadi juga boleh.

7. Kornet

Kornet biasanya terbuat dari kombinasi daging, air, gula, garam, dan lain-lain. Harganya pun relatif terjangkau. Tidak sampai 50 ribu Rupiah kok. Setelah beli dalam jumlah banyak, sebaiknya simpan ke dalam kulkas dengan suhu sekitar 4 derajat Celsius. Kalau ada freezer lebih bagus lagi karena bisa bikin kornet jadi tahan sampai 120 hari.

8. Abon

Meskipun fungsinya sebagai pelengkap makanan, keberadaan abon saat lockdown juga perlu dipertimbangkan. Sifatnya yang adaptif mampu membuat jenis makanan apa pun jadi lebih enak daripada sebelumnya. Misalnya ketika mau makan nasi saja. Pasti rasanya hambar. Beda ceritanya kalau dikasih abon.

9. Keripik Singkong

Kenapa beli keripik singkong? Bukannya lebih enak keripik pisang? Enak sih enak. Tapi harga keripik pisang rata-rata lebih mahal. Bahan bakunya saja mahal. Biasanya keripik pisang dibuat dari pisang kepok atau nangka. Kualitas rasa yang ditawarkan keripik singkong juga bisa disejajarkan dengan makanan kering lainnya.

Baca juga : Mau Beli Grosir Makanan Pokok untuk Camping? Cek Daftarnya

Kalau bisa, mudah-mudahan tidak sampai lockdown Indonesia sudah terbebas dari ancaman penyakit yang dibawa virus corona. Bagaimana pun, masing-masing warga pasti sudah rindu menjalani kehidupan seperti sedia kala. Andaikata terpaksa lockdown, setidaknya Anda sudah punya daftar belanja di atas sebelum beli grosir makanan kering di toko-toko.

Penulis

Tulis Komentar