Waktu Baca / 3 Menit

Economic Order Quantity atau disingkat EOQ merupakan salah satu istilah yang umum dalam ilmu manajemen persediaan barang.

Jika Anda seorang wirausahawan atau ingin memulai sebuah usaha, mungkin Anda juga perlu sekali untuk mempelajari ilmu manajemen seperti salah satunya adalah EOQ. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai EOQ.

Pengertian Economic Order Quantity (EOQ)

Secara definisi, Economic Order Quantity bisa diartikan sebagai sebuah manajemen alokasi sumber daya.

Tujuannya adalah agar tidak terjadi kelebihan persediaan ataupun kekurangan persediaan bahan baku. Kedua hal tersebut akan sangat berdampak pada keberlanjutan sebuah perusahaan.

Kelebihan persediaan tentu akan dapat merugikan perusahaan, sementara sebaliknya kekurangan persediaan sumberdaya akan menghambat produktivitas perusahaan.

Disini, terdapat dua hal yang harus dihitung, yaitu biaya penyimpanan dan biaya pemesanan. Jika semua sudah diketahui, tentu perusahaan akan bisa memaksimalkan alokasi sumberdaya.

1. Biaya Pemesanan

Biaya pemesanan adalah biaya yang dibutuhkan saat melakukan pemesanan sejumlah sumberdaya yang dibutuhkan perusahaan. Untuk mengetahui berapa banyak biaya pemesanan, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu berapa biaya persiapan, biaya pengiriman, biaya penerimaan barang dan biaya untuk penyelesaian pembayaran.

Semua itu harus dihitung, sehingga tidak ada biaya yang hilang. Total dari keseluruhan biaya tersebut adalah yang disebut dengan biaya pemesanan. Dengan mengetahui biaya ini, Anda bisa mengalokasikan dana sesuai dengan kebutuhan.

2. Biaya Penyimpanan

Dalam melakukan penyimpanan bahan baku, tentu akan membutuhkan biaya. Beberapa biaya yang dibutuhkan dalam melakukan penyimpanan biasanya adalah sewa gudang, biaya listrik, biaya kerusakan, biaya asuransi dan pajak.

Dengan mengetahui semua itu, Anda bisa menghitung berapa bahan baku yang harus ada di gudang, agar tidak membuat pembengkakan.

Jadi, kedua biaya di atas harus tercatat dalam cash flow, sehingga keseluruhan biaya produksi bisa ditentukan dengan pasti. Selain itu, biaya pemesanan dan penyimpanan harus berjalan dengan seimbang, tujuannya adalah agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Pastikan tidak ada pembengkakan dari keduanya.

Beberapa orang mungkin tidak terlalu memperhatikan tentang kedua hal tersebut, akibatnya adalah terjadi pembengkakan biaya yang tidak diketahui.

Misalnya, seorang pengusaha nasi goreng. Ia melakukan pembelian cabai tanpa mengalokasikan kebutuhannya, akibatnya, cabai membusuk dan pengusaha ini pun akan mengalami kerugian.

Cara Menghitung EOQ

Setelah memahami tentang pengertian EOQ, sekarang Anda bisa mulai untuk mulai menghitung EOQ usaha yang sedang Anda jalankan. Caranya cukup mudah, Anda bisa menggunakan rumus dibawah ini.

Keterangan:

R = jumlah barang yang dibutuhkan, jumlah ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan untuk setiap periode produksinya.

S = Biaya Pemesanan

P = Harga Bahan per unit

I = Biaya Penyimpanan per unit

Dengan menggunakan rumus di atas maka Anda bisa mengetahui berapa jumlah pemesanan yang tepat dalam satu periode produksi. Hal ini tentu berlaku untuk semua pelaku usaha, baik besar maupun kecil.

Hal tersebut dikarenakan, semua usaha pasti membutuhkan yang namanya pemesanan bahan baku atau sumberdaya produksi.

Pentingnya Penerapan EOQ dalam Berwirausaha

Economic Order Quantity memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang usaha. Beberapa orang mungkin kurang memperhatikan hal ini. berikut ini adalah beberapa alasan mengapa EOQ sangat penting untuk diketahui terlebih dahulu.

1. Mencegah Pemesanan Secara Berlebih

Pemesanan bahan baku harus dilakukan dengan jumlah yang tepat dan waktu yang tepat. Jadi, pertama Anda harus mengetahui terlebih dahulu berapa jumlah bahan baku yang dibutuhkan dalam satu kali produksi.

Kebutuhan ini tentu bisa berubah sewaktu-waktu, ketika ada peningkatan jumlah produksi ataupun penurunan kuantitas produksi.

Pemesanan bahan baku yang berlebih akan membuat pembengkakan pada biaya penyimpanan dan juga biaya pemesanan pula. Selain itu, jika barang yang dibeli mudah membusuk atau mudah rusak, tentu hal ini akan sangat merugikan.

Karena akan membuat penambahan biaya produksi lagi, hanya karena mengganti bahan baku produksi yang rusak.

Pemesanan dalam jumlah besar mungkin memang bisa menghemat biaya perjalanan untuk membeli bahan baku, namun, Anda juga harus melihat beberapa potensi kerugian lain yang mungkin akan lebih besar. Alih-alih menghemat, ternyata justru membuat pembengkakan pada biaya produksi.

2. Pemesanan Tepat Waktu

Dengan mengetahui jumlah bahan baku pada sekali proses produksi, artinya Anda juga harus membuat jadwal dalam membuat pemesanan. Dengan begitu, permasalahan seperti bahan baku kosong bisa teratasi. Sehingga, produksi bisa terus berlanjut tanpa kendala. EOQ juga bisa dimasukkan ke dalam SOP, agar bisa tetap konsisten.

3. Mencegah Terjadinya Biaya Penyimpanan yang Membengkak

Seperti yang telah disebutkan di atas, biaya penyimpanan juga sangat penting untuk Anda ketahui. Jika sudah, Anda bisa menentukan berapa jumlah pemesanan bahan baku produksi yang tepat.

Sehingga tidak terjadi pembengkakan biaya penyimpanan, dan keuntungan akan menjadi lebih besar.

4. Meminimalisir Risiko

Alasan terakhirnya adalah EOQ bisa meminimalisir risiko dari usaha yang Anda jalankan. Dengan diketahuinya jumlah pemesanan yang tepat, maka beberapa risiko kerugian akan secara otomatis bisa diminimalisir.

Selain itu, dengan menghitung EOQ Anda juga bisa memulai usaha dengan rapi dan bisa melakukan analisis ketika terjadi kejanggalan pada masa produksi. Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai Economic Order Quantity (EOQ).

Mulai sekarang Anda bisa langsung menerapkan hal ini pada usaha yang sedang atau akan Anda mulai. Baik skala besar maupun skala kecil pun, dalam melakukan usaha, manajemen adalah hal yang sangat penting, agar bisa memaksimalkan pendapatan dan meminimalisir risiko kerugian.

Gambar: Pixabay / Megan Rexazin

Tulis Komentar