Waktu Baca / 2 Menit

Lidah mertua, Aglaonema, suplir, puring. Nama-nama tanaman ini lagi sering muncul di timeline kamu kan? Buat yang mau mulai bisnis tanaman, jangan asal ikutan.

Bisnis tanaman ini butuh tips trik jitu biar gak kalah dari kompetitor lainnya. Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Lokasi Strategis

Lokasi yang terbaik adalah yang banyak dilalui orang. Pasti kamu sadar bahwa banyak sekali tukang tanaman yang bahkan membuka tokonya di pinggir jalanan raya.

Tapi memang tidak mudah menyewa area pinggiran jalan karena banyak risiko seperti: ijin yang kurang jelas, tanaman bisa berisiko rusak/hilang, kendala saat hujan turun dan lainnya.

Jadi lokasi strategis bisa saja tidak perlu area luas, tapi yang penting pastikan kondisi suhu juga cocok dengan tanaman yang dipilih.

2. Pengetahuan Dasar Soal Bisnis Tanaman

Seperti disinggung di atas, bisnis tanaman terlihat mudah, padahal kenyataannya dibutuhkan informasi yang cukup banyak untuk menjaga kondisinya tetap baik.

Bukan cuma harga jual saja, tapi lihat cara perawatan, cara proteksi dari hama, dan pelajari seluk beluk dari masing-masing tanaman tersebut. Hal ini akan lebih memberikan rasa percaya kepada pembeli jika kamu sebagai penjual juga memiliki pengetahuan yang kaya.

3. Pemilihan Tanaman yang Sedang Tren

Jangan asal beli semua jenis tanaman. Liat kembali apa yang memiliki tren cukup panjang dan tidak hanya musiman. Pelajari penjual-penjual tanaman online dan jika perlu kamu bisa chat dan tanya produk tanaman mana yang favorit atau sering laku dibeli orang.

Lakukan survey kecil itu ke beberapa sel untuk semakin memantapkan pilihan. Sebagai pemula, kamu boleh memilih tanaman yang cara perawatannya mudah sebagai proses trial dan eror.

4. Promosi digital yang gencar

Tahukah kamu kalau penjual tanaman sekarang juga banyak bermodalkan area jualan di rumah? Jadi jangan takut gak punya toko besar karena promosi digital yang gencar adalah kuncinya! Selain melakukan iklan di media sosial, pastikan kamu juga memiliki toko di marketplace.

Meskipun tidak memiliki webiste yang mumpuni di tahap awal, marketplace adalah solusi untuk menjadi toko online yang mewadahi semua proses dari katalog, fitur chat, hingga proses pembayaran. Jadi pastikan rajin update stok ya!

5. Sarana & Prasarana Penunjang

Pastikan memiliki alat-alat dasar untuk merawat tanaman. Mulai dari pupuk, alat siram, bibit, vaksin, poliback, pot, vitamin tanaman, air, listrik, biaya transportasi, karung menjadi peralatan dan perlengkapan untuk operasional. Jangan lupa untuk biaya packaging jika kamu ingin memiliki branding yang lebih kuat dan unik.

Selamat memulai bisnis tanaman! Ayo #biznisbangkit bersama Mbizmarket!

Tulis Komentar