Reading Time: 2 minutes

Kesibukan mengurus rumah dan anak seharusnya tidak menjadi halangan bagi ibu rumah tangga untuk memulai bisnis secara online. Khusunya untuk si generasi milenial, beberapa pekerjaan di bawah ini mungkin tidak asing lagi. Apalagi, sekarang muncul beberapa bisnis online yang menjanjikan dan tidak banyak menyita waktu. Sebut saja penulis freelance, jual barang online, hingga voice over artist.

1. Jadi Penulis Freelance

Peralihan strategi pemasaran dari televisi ke internet telah membawa dampak besar bagi masyarakat di seluruh dunia. Brand besar pun berduyun-duyun menjalin kerja sama dengan para influencer karena dinilai mampu menarik perhatian banyak orang. Momen inilah yang dinantikan para blogger karena kerja sama dengan brand cukup besar penghasilannya.

Apakah Anda memiliki keterampilan menulis seputar deskripsi produk, artikel edukatif, dan sebagainya? Coba jalin kerja sama dengan para agensi atau blogger. Pasti banyak yang butuh. Lagi pula, pekerjaan ini bisa dikerjakan kapan saja, asal sesuai deadline. Siapa tahu dari jalan ini, nantinya Anda bisa jadi penulis media ternama yang berpenghasilan tinggi.

2. Jual Barang via Toko Online, Marketplace, dan Sosial Media

Memasuki revolusi industri 4.0, ibu rumah tangga diharapkan ikut meramaikan persaingan jual-beli online via website, sosial media, ataupun marketplace. Tren bisnis ini diyakini akan bertahan hingga puluhan tahun mendatang mengingat step by step-nya sangat praktis. “Jangan cuma jadi penonton di industri 4.0,” kata Khofifah (Gubernur Jawa Timur).

3. Voice Over Artist

Bisnis online yang menjanjikan ini memang masih cukup asing bagi masyarakat Indonesia. Tugasnya sederhana, yakni mengisi suara untuk iklan, acara televisi, animasi, dan sebagainya. Untuk menekuni bisnis ini, Anda tidak perlu ke studio. Cukup di rumah saja. Dua website yang membayar rekaman suara antara lain voice123.com dan voices.com.

4. Jadi Desainer Grafis

Untuk menjadi desainer grafis profesional, memang perlu pemahaman mendalam terhadap keinginan klien. Tapi kalau sudah terbiasa, hal itu tidak lagi jadi masalah. Justru menjadi tantangan tersendiri untuk terus mengembangkan skill di bidang ini. Untuk awalan, coba cari-cari job di marketplace seperti Fiverr, 99designs, dan lain-lain untuk bahan portofolio.

5. Jadi Editor Buku Freelance

Meski sudah memiliki editor in-house, seringkali ketika job menumpuk, para penerbit menghubungi freelancer sebagai alternatif. Sebab, kerja sama dengan editor freelance terasa praktis karena tidak perlu lagi mengikis kas untuk melakukan training. Rata-rata, editor buku freelance memiliki kemampuan linguistik di atas rata-rata.

Itulah kenapa para penerbit berani membayar mahal kepada editor freelance. Terutama yang sebelumnya sudah memiliki banyak klien. Untuk menjadi editor freelance memang perlu menempa kemampuan diri selama bertahun-tahun. Tapi hasil akhirnya sepadan kok. Anda jadi tidak perlu ngantor untuk dapat job edit buku.

6. Menulis dan Menjual Buku Resep Makanan

Di rumah, apakah Anda sering melakukan eksperimen ketika bikin masakan untuk suami atau anak? Daripada ilmu cuma disimpan rapat-rapat dalam pikiran, mending ditulis saja biar jadi buku. Kemudian dipasarkan lewat blog atau sosial media. Lebih bagus lagi kalau Anda punya banyak blog yang membahas seputar resep makanan untuk menggaet banyak pengunjung.

7. Menjual Kerajinan Tangan

Kerajinan tangan yang notabene masuk kategori handmade saat ini bisa dengan mudah ditemukan via marketplace online. Anda juga bisa kok jualan di sana kalau mau. Karya yang dijual tak perlu yang mewah-mewah. Jual gantungan kunci, boneka, tas, dan sebagainya pun bisa laku.Dengan menekuni bisnis online yang menjanjikan tersebut, Anda pun berkesempatan untuk mendapat penghasilan tambahan. Ini penting, terutama untuk Anda yang punya suami sering merantau ke pulau-pulau jauh. Daripada sibuk memikirkan suami, kan lebih baik gunakan waktu senggang untuk memulai bisnis.

Sumber gambar: Coffee vector created by vectorpocket – www.freepik.com

Penulis

Tulis Komentar