Penulis

Admin - DS

Browsing
Reading Time: < 1 minute

Setiap pengusaha punya caranya sendiri untuk mengatur keuangan. Tapi ada beberapa cara yang kadang terlihat sepele tapi juga bisa merugikan bisnis kedepannya. Ini dia beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengatur keuangan untuk UMKM.

  1. Jangan mencampur uang pribadi dan uang bisnis.

Jangan menggabungkan rekening pribadi dengan rekenining bisnis. Jika kamu punya rekening yang jarang terpakai, bisa dialihkan untuk uang bisnis. Terlebih jika Anda memiliki kartu kredit untuk pembelian/pembayaran operasional, jangan gunakan untuk kebutuhan pribadi juga. Jika kamu tidak sengaja membeli kebutuhan usaha dengan uang pribadi, pastikan untuk mencatat atau langsung menggantinya.

`2. Sisihkan keuntungan untuk pengembangan produk

Jangan terlena dengan keuntungan besar di awal. Pastikan untuk menyisihkan biaya untuk inovasi dan pengembangan/penyempurnaan produk. Pengembangan/penyempurnaan bisa berupa perubahan kualitas packaging dan hal lainnya. Jika ada keuntungan yang lebih juga bisa diubah menjadi potongan diskon sebagai promo di penjualan berikutnya untuk memancing lebih banyak pembeli.

3. Siapkan dana cadangan (20% dari keuntungan)

Melihat kondisi pandemi, bisnis rintisan tentunya harus lebih waspada. Sisihkan dana cadangan sekitar 20% dari keuntungan. Dana ini dibutuhkan untuk banyak hal, membantu menutup biaya kerusakan alat operasional bila dana operasional tidak cukup, membantu menutup kerugian jika jumlahnya cukup besar, dan hal lainnya.

4. Buat pencatatan online

Jangan cuma mengandalkan catatan manual dan struk belanja fisik. Masukan semua data di aplikasi pencatatan online atau di email agar bisa tersimpan selamanya. Foto semua struk dan masukan ke dalam email agar bisa menjadi bukti di kemudian hari.

Jika kondisi pandemi belum memungkinkan Anda untuk sering membuka toko, jangan lupa untuk aktifkan penjualan di marketplace. Di Mbizmarket, kamu bisa melakukan penjualan dengan harga grosir, pilihan sistem pembayaran di depan atau berjangka yang fleksibel agar pembeli semakin tertarik dan juga keuntungan lainnya. Ayo gabung sekarang!

Reading Time: 2 minutes

Apa mulai bisnis di saat pandemi seperti ini harus punya modal besar? Ngga juga. Asal bisa diatur dan dikelola, modal usaha yang tidak besar juga bisa jadi dasar yang baik pada suatu bisnis. Pada dasarnya ada 3 modal usaha yang biasa dibagi oleh pebisnis di awal merintis bisnis. Sebelum menghitung modal awal, kenali dulu 3 modal ini.

1. Modal investasi

Apa itu modal investasi ? Jenis modal ini diperlukan di tahap awal untuk memulai usaha. Modal ini digunakan untuk jangka panjang dan berulang kali, contohnya alat produksi ataupun lahan berjualan. Jika jenis usahamu membutuhkan penambahan keterampilan melalui seminar, kursus singkat, juga dimasukkan biayanya pada modal investasi awal. Apa contohnya dari modal investasi awal? Jika kamu mau membuka bisnis makanan atau minuman semisalnya minuman boba atau minuman kopi gula aren, maka investasi awal yang harus dihitung adalah alat press minuman/cup sealer, alat masak panci/saringan. Jika ingin membuka/menyewa tempat usaha, berarti menghitung meja dan kursi minimalis, dan dibutuhkan tablet untuk pengganti kasir atau sebagai menu digital. Gak perlu mahal, kamu bisa beli tablet harga sejuta. Jika punya modal lebih, bisa menggunakan jasa pembuatan design logo untuk tampilan yang lebih bagus.

2. Modal kerja/produksi

Berbeda dengan modal investasi awal, modal kerja/produksi adalah modal yang dibutuhkan untuk menunjang produksi barang/jasa sehari-hari. Contohnya jika menjual kue/pudding, maka modal produksi yang dibutuhkan adalah bahan membuat kue/puding (susu, tepung, gula, telur, coklat dkk), cup untuk pudding, sticker untuk packaging, sendok atapun kantong untuk pengiriman. Hal tersebut dipastikan tidak cepat habis dan selalu stok sesuai kebutuhan. Jadi lebih baik membeli produk dengan grosiran untuk kebutuhan 1-2 bulan kedepan karena akan mendapat harga lebih murah. Cek harga bahan membuat kue/puding dengan harga grosiran disini!

3. Modal operasional

Modal operasional adalah modal yang dibutuhkan secara rutin untuk mendukung kegiatan produksi. Contohnya biaya listrik, air, internet, gaji untuk pegawai, sewa tempat, dan lainnya. Contohnya, jika kamu membuka usaha untuk pengiriman maka jasa pegawai kurir, maka gaji kurir dan bensin untuk operasional harus diperhitungkan. Modal operasional sifatnya akan tetap berjalan meskipun produksi barang/jasa pun sedang menurun. Pastikan perhitungan ini selalu akan masuk di jurnal pencatatanmu di tiap bulannya!

Jadi, 3 jenis modal diatas yang perlu kamu perhatikan ketika membuka sebuah bisnis. Tidak perlu takut untuk membuka bisnis. Asalkan dengan perhitungan yang jelas, bisnis kamu bisa tetap bertahan meskipun saat pandemi. Selain itu di Mbizmarket juga memberikan kesempatan pinjaman modal dengan modal dokumen pembelian. Khususnya untuk proyek jasa, jika membutuhkan modal produksi yang cukup besar, silahkan ajukan pinjaman modal asalkan transaksi dilakukan di Mbizmarket!

Ketika sudah mengenali 3 modal ini, maka bisa dihitung modal awal, dengan rumus:

Modal Awal = Modal Investasi + Modal Kerja + Modal Operasional.

Modal awal inilah yang akan kamu pakai untuk perhitungan mulai berbisnis! Selamat berhitung dan selamat merintis bisnis!

Sumber foto: Business vector created by pch.vector – www.freepik.com

Reading Time: 2 minutes

Apa masih realistis bikin bisnis saat resesi? Baca artikel 3 menit ini untuk tahu bisnis menjanjikan saat resesi yang masih akan tahan hingga tahun mendatang

Topik resesi mulai diumumkan di banyak negara, tapi memang belum terdengar ramai di linimasa media sosial secara terang-terangan. Lalu kita bisa apa? Apakah tips dengan menyimpan duit pegangan dan investasi kecil-kecilan hanyalah jawaban utama. Kalau mulai bisnis, apakah masih realistis? Tentunya masih, asal bisnis yang dijalankan memang memiliki permintaan pasar yang tinggi di kala pandemi. Lalu tipe bisnis menjanjikan saat resesi itu apa saja?

  1. Groceries dan frozen food. Tak bisa dipungkiri bahwa bisnis makanan menjadi pilihan nomor 1 selama pandemi. Bisnis frozen food dan grosiran belanja bulanan bertumbuh pesat sejak orang-orang #dirumahaja. Baik karyawan, mahasiswa, anak sekolah menghabiskan waktu di rumah sehingga konsumi makanan menjadi berkali lipat. Lalu menjual frozen food seperti apa? Dimsum, sosis, nugget, siomay, bakpau menjadi pilihan paling mudah dan laris manis untuk para pemula.
  2. Personal Assistant. Bisnis ini memang lebih sering dijalankan secara perorangan. Biasanya digunakan untuk membelanjkan sesuatu yang mungkin sulit didapatkan secara online. Sebagai personal shopper, bisnis ini lebih banyak digunakan oleh pembeli di kategori fashion dan produk kecantikan.
  3. Jasa Perbaikan. Karena lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, gaya hidup yang berhubungan dengan memperbaiki, merenovasi, dan mempercantik di rumah pun bermunculan. Selain itu untuk jasa perbaikan AC dan instalasi listrik pun banyak dicari. Jadi jika Anda memiliki skill di bidang jasa perbaikan dan yang telah disebutkan di atas, tidak ada salahnya untuk memulainya lebih ke arah profesional. Di Mbizmarket, kami juga menyediakan fitur SKU untuk jasa agar bisa lebih ditemukan oleh calon pembeli di online.
  4. Kurir Pengiriman (on-demand). Bisnis baru bermunculan, jasa pengiriman pun menjadi bisnis yang menjanjikan. Faktanya, tidak sedikit produk yang membutuhkan jasa pengiriman yang khusus karena terkadang jika dikirim melalui transportasi online bisa mengalami beberapa risiko tertentu. Dengan jaminan kualitas pengiriman dan lingkup area pengiriman area yang luas, merintis bisnis pengiriman bisa jadi sangat menjanjikan lho!

Ada satu lagi solusi untuk para pebisnis di kala pandemi! Kini di Mbizmarket, Anda bisa melakukan pinjaman modal yang sistemnya telah terintegrasi dengan Investree. Melalui pinjaman modal ini, Anda cukup mendaftar dengan jaminan dokumen pembelian (Purchase Order) dari transaksi di Mbizmarket. Jadi pastikan Anda membuka toko dulu di Mbizmarket agar semakin mudah melakukan ajuan pinjaman!

Reading Time: 3 minutes

Jakarta,  22 Juli 2020 – Mbiz perusahaan penyedia B2B (business to business) platform marketplace yang menawarkan solusi e-procurement untuk membantu pengadaan  barang dan jasa bagi perusahaan-perusahaan dan pemerintah yang telah bekerjasama dengan Investree, perusahaan teknologi finansial interfacing penghubung pihak yang memberikan pinjaman (lender) dan pihak yang membutuhkan pinjaman (borrower) terutama Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan mengoptimalkan data dan teknologi, sejak April 2018,  meluncurkan fitur layanan pinjaman digital B2B terintegrasi pertama di Indonesia, yang dapat  dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan  yang tergabung di ekosistem mbizmarket.co.id  yang terdiri dari pemasok barang dan jasa, dan perusahaan-perusahaan kecil menengah, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi binaan pemerintah.

Hal  ini merupakan respon Mbiz untuk memberikan solusi sekaligus menjawab kebutuhan pelaku industri B2B, di mana pelaku usaha dalam hal ini pemasok harus dapat mengakomodasi kebutuhan pembeli atas term of payment yang cukup panjang dan beragam mekanismenya, sementara di sisi lain, diperlukan perputaran modal kerja yang cepat dan lancar untuk menghasilkan keuntungan perusahaan yang optimal.

Fitur layanan pinjaman ini dapat dengan mudah diakses di platform Mbizmarket.co.idPerusahaan dapat mendaftar di Mbizmarket, melakukan transaksi penjualan, dan dapat mengajukan pinjaman dana, dengan menjaminkan purchase order yang valid dan tercatat transaksinya di mbizmarket.co.id. Selama memiliki purchase order yang aktif atau sedang berjalan, setiap pelaku usaha yang terdaftar di ekosistem Mbiz dapat memanfaatkan fitur pengajuan pinjaman ini untuk menjaga arus kas perusahaan dan kestabilan bisnisnya.

Bagi perusahaan yang telah tergabung di ekosistem mbizmarket.co.id, akan  mendapatkan kemudahan tambahan dalam mengajukan pinjaman dana melalui Investree, dengan menggunakan data transaksi perdagangan yang sudah tercatat sebelumnya  di mbizmarket.co.id yang menjadi salah satu acuan bagi Investree untuk menentukan credit scoring perusahaan calon peminjam. Fitur pengajuan pinjaman melalui Investree di platform Mbizmarket menawarkan kemudahan, kecepatan, transparansi, serta tingkat bunga dan biaya yang kompetitif berdasarkan sistem credit scoring yang modern.

“Kami berharap fitur pengajuan pinjaman ini dapat dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan yang menjadi penjual, yang telah bergabung di ekosistem Mbizmarket.co.id.   Perusahaan skala kecil dan menengah termasuk UMKM yang banyak bertransaksi di Mbizmarket.co.id diharapkan dapat mengembangkan dan memperlancar usahanya dengan pinjaman dana yang diperoleh dengan bergabung di Mbizmarket. Hal ini juga merupakan wujud komitmen kami untuk turut mendukung upaya pemerintah menuju Indonesia 4.0, yaitu melalui pemberdayaan UMKM melalui pendanaan berbasis teknologi” ungkap Rizal Paramarta, CEO Mbiz.

“Kami sadar masih banyak pelaku UKM yang belum memiliki akses pembiayaan bank karena karena belum bisa memenuhi persyaratan yang menjadi standar kelayakan pemberian kredit. Oleh karena itu, kami berharap kemitraan strategis antara Investree dan Mbiz ini mampu memberikan peluang bagi UKM-UKM Indonesia yang berada di dalam ekosistem pengadaan barang dan jasa agar mampu mempercepat laju pertumbuhan bisnis mereka. Sudah menjadi komitmen kami untuk terus berinovasi terutama dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan yang lebih cepat dan terjangkau. Melalui fitur pengajuan pinjaman yang terintegrasi, kami siap mendukung UKM dari sisi permodalan untuk menjadi semakin berdaya, kompeten, dan kontributif.” ujar Adrian Gunadi, CEO Investree

Sejak Mbizmarket.co.id hadir pada 2019 sebagai solusi pengadaan digital untuk melayani pengadaan barang dan jasa perusahaan, kini tidak hanya perusahaan dengan segmentasi SME (small medium enterprise) yang dapat merasakan manfaatnya, namun layanan e-procurement Mbizmarket ini juga telah digunakan oleh instansi pemerintah di tanah air.

Aliansi strategis antara Mbiz dan Investree menghadirkan fitur layanan pinjaman digital terintegrasi di platform Mbizmarket.co.id  ini diharapkan  dapat bermanfaat bagi  perusahaan-perusahaan yang berperan sebagai penjual; termasuk pemasok atau vendor yang terdiri dari perusahaan kecil menengah, usaha mikro kecil menengah (UMKM) di seluruh Indonesia, terutama bagi perusahaan-perusahaan yang terimbas  dan harus bertahan  di masa pandemi saat ini.

Reading Time: 3 minutes

Dampak wabah Covid-19 atau virus corona memaksa semua orang untuk diam di rumah dan mengisolasi diri. Akibatnya, segala aktivitas jadi terhambat, terlebih pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah zona merah membuat banyak orang semakin segan keluar rumah. Belanja online menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan pokok harian di rumah.

Belum ada yang mengetahui kapan pandemi virus corona akan berakhir. Namun, segala kebutuhan bahan makanan atau groceries menjadi peluang bisnis paling laris di tengah pandemi ini. Salah satunya adalah frozen food atau makanan beku dengan variasi dan jenis yang beragam. Makanan ini praktis untuk diolah dan dikonsumsi serta dapat bertahan cukup lama di ruang pendingin atau freezer.

Di Mbizmarket, Anda bisa mencoba peluang usaha frozen food dengan berbagai jenis makanan seperti nugget, sosis, seafood, atau makanan olahan jadi lainnya seperti siomay, kebab, risol, dan donat.

Berikut ini cara memasukan produk jualan Anda di platform mbizmarket.co.id:

  1. Pilih button keranjang dan klik produk jualan

2. Klik kotak biru di sisi kanan untuk tambah produk baru

3. Masukkan informasi secara lengkap mengenai produk Anda

4. Lengkapi kolom deskripsi produk secara detil

5. Lengkapi spesifikasi produk Anda, agar pembeli mendapat informasi mendetail mengenai produk yang Anda jual

6. Ukuran produk dan paket hanya dapat diisi dengan angka dan koma untuk desimalnya

7. Anda dapat menambahan variasi maksimal 2 dan variasi produk maksimal 100 varian. Contoh: Anda menjual frozen food dengan 2 variasi: Rasa dan Ukuran. Variasi rasa memiliki pilihan original, BBQ, keju, dan variasi ukuran memiliki pilihan 500gr, 1000gr

8. Untuk gambar produk, gunakan foto yang baik dan jelas

9. Aktifkan penjualan grosiran jika Anda ingin melakukan penjualan dengan kuantitas banyak. Anda dapat mengatur range kuantitas pembelian untuk menentukan harga jual

10. Anda dapat mengatur stok, harga, dan status produk untuk tiap variasi produk

11. Pratinjau seluruh informasi yang telah Anda lengkapi

12. Centang kontak pernyataan bahwa seluruh informasi yang disampaikan adalah benar, akurat, dan lengkap sesuai syarat & ketentuan Mbizmarket

13. Anda berhasil menambahkan produk jualan di Mbizmarket

Sumber foto: Food photo created by timolina – www.freepik.com

Reading Time: 2 minutes

Himbauan untuk menggunakan masker terus berjalan. Tak perlu panik kehabisan masker, karena masker kain menjadi pahlawan baru baik bagi pengguna ataupun pebinis yang mencari peluang baru.

Ramainya pemberitaan online tentang minimnya stok masker membuat banyak kepanikan di masyarakat. Stok yang sedikit, harga yang tinggi menambah tingkat stres masyarakat di tengah pandemi. Terlebih lagi himbauan untuk tidak menggunakan masker medis membuat orang-orang bertanya tentang apa solusi terbaiknya? Pahlawan baru yang bernama masker kain pun muncul menjadi solusi ganda. Solusi untuk pengguna ataupun bagi pebisnis.

Penjual masker kain pun mulai bertebaran di Instagram dan marketplace. Pengusaha tekstil pun beralih membuat masker kain, bahkan bisnis ini banyak pula dirintis secara “dadakan” oleh perorangan. Promosi yang dilakukan melalui online pun cepat tersebar dalam hitungan detik. Peluang bisnis ini pun dijadikan sampingan oleh para pekerja sebagai uang tambahan disaat sulitnya ekonomi di masa pandemi. Karena hanya bisa digunakan selama 4 jam, pastinya akan membeli masker kain dengan jumlah yang lebih banyak. Bagi Anda yang mau mulai membuat masker kain dan menjualnya, pastikan menjual di marketplace yang menyediakan fitur harga grosiran untuk hasil penjualan yang lebih banyak.

Lalu masker kain seperti apa yang ideal di pasaran? Berikut tips yang bisa dipelajari untuk memulai bisnis “musiman” yang menguntungkan ini;

  • Kain yang digunakan bisa kain katun ataupun microfiber
  • Selain masker polos, banyak pembeli yang tertarik dengan motif-motif yang unik dan kreatif.
  • Pastikan merendam kain di air panas sebelum diproses selama 10 menit lalu jemur.

Lalu bagaimana cara membuatnya? Ikuti beberapa langkah berikut ini (dilansir dari Kompas.com)

  • Buat dengan bentuk dua persegi panjang. Ukuran yang dibuat bisa 11×5 cm, 12×6 cm.
  • Mulai jahit kedua lapisan menjadi satu, lalu jahit bagian tepi bawah.
  • Lipat lebih dari satu sisi, lalu jahit kain sehingga karet elastis berada di dalam lipatan kain
  • Lalu tarik kencang bagian karet elastis dan jahit sisa lipatan. Ulangi langkah ini di sisi satunya lagi.
  • Lakukan backstitch di awal dan akhir jahitan.

Jadi, bagi Anda yang mencari peluang bisnis baru, masker kain akan menjadi pahwalan baru di masa pandemi hingga akhir tahun 2020. Lalu buka bisnis Anda di Mbizmarket, karena fitur harga grosiran siap membantu Anda mendapatkan pesanan lebih banyak, dan pembeli lebih mudah membeli jumlah banyak dengan tawaran harga menarik.

Reading Time: 2 minutes

Pengumuman kerja dari rumah diperpanjang? Saatnya pilih meja kerja yang nyaman biar deadline kerjaan tetap aman.

BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia) memperpanjang masa darurat Corona sampai dengan 29 Mei 2020. Meskipun tanggal bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pandemi corona, namun banyak perusahaan dan pebisnis memperpanjang jadwal work from home (kerja dari rumah) kepada karyawan mereka.

Jika kerja di rumah berlanjut, pastikan kamu bekerja dengan meja yang nyaman. Lalu apa tips mencari meja kerja yang nyaman untuk di rumah? Sebelum membuka smartphone, coba simak tips berikut ini

  1. Sesuaikan meja kerja dengan ukuran ruangan. Standar panjang meja kerja yang biasa kita temukan adalah 100-120. Namun jika ruangan kamu terhitung kecil, jangan gunakan meja yang terlalu lebar karena akan memakan banyak ruang. Dan pastikan tinggi meja tidak lebih dari 75 cm*, sesuai standar yang ada di pasaran untuk ukuran tinggi orang Indonesia.
  2. Sesuaikan meja kerja dengan gaya bekerja. Jika Anda bekerja dengan banyak dokumen, gunakan meja yang cukup lebar. Contohnya bagi Anda bekerja di bidang keuangan, pajak, administrasi, legal, meja kerja lebar akan membantu Anda saat menaruh dokumen. Sedangkan untuk Anda yang bekerja di bidang operasional, pemasaran, penjualan ataupun bidang digital bisa menggunakan meja yang tidak terlalu lebar karena jarang membutuhkan area untuk menaruh dokumen
  3. Pertimbangkan area untuk alat tulis kantor. Sesuai pembahasan di poin 2, bagi Anda yang bekerja dengan banyak dokumen, pastikan ada area untuk menaruh alat kantor (paper clip, staples, stabilo, map, alat tulis dan lainnya).
  4. Perhatikan material meja. Jika Anda menaruh banyak barang, terutama elektronik pada meja pastikan material cukup kuat agar tidak mudah tergeser ketika tersentuh. Namun jika Anda bekerja dengan peralatan yang minim, maka meja dengan bahan yang ringin ataupun meja laptop sudah cukup.

Jadi, pastikan untuk tidak impulsif saat membeli meja karena promo ataupun design semata. Pastikan cek 4 poin diatas dan baru memulai untuk berbelanja! Semoga kerja #dirumahaja kamu semakin nyaman dan silahkan cek katalog meja kerja Mbizmarket di sini!

Sumber:

https://idea.grid.id/read/091800714/menurut-ahli-ini-dia-standar-furnitur-di-ruang-kerja-tinggi-meja-harus-725-cm?page=all

Reading Time: < 1 minute

Kepada para pebisnis di Mbizmarket

Semoga Anda dan segenap tim dalam kondisi yang sehat.

Sebagai pionir marketplace B2B (Business-to-Business) dengan solusi total e-procurement di Indonesia, Mbizmarket selalu berusaha melayani setiap kebutuhan barang/jasa, menghubungkan pihak customer dan vendor dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Kami percaya, solusi terpadu yang Mbizmarket berikan adalah hasil performa maksimal dari para karyawan kami.

Mbizmarket turut mengambil tindakan demi kesehatan dan keamanan karyawan serta para partner yang menjadi customer & vendor kami. Secara internal, kami telah melakukan sosialisasi social distancing di area kerja, sistem work from home, dan tindakan penyemprotan cairan disinfektan pada seluruh area kerja sesuai prosedur yang berlaku. Secara eksternal, kami telah meminimalisir jumlah meeting dan memberikan solusi via conference call ataupun video call, menunda sementara kegiatan berskala kecil dan besar serta membatasi perjalanan dinas.

Kesinambungan bisnis Anda menjadi prioritas kami. Mbizmarket berkomitmen untuk tetap siap mendukung kebutuhan bisnis Anda dengan solusi e-procurement yang menyeluruh. Silakan mengontak help@mbizmarket.co.id jika Anda membutuhkan bantuan.

Terima kasih atas kerjasama dan kepercayaan yang Anda berikan selama ini. Semoga situasi akan semakin membaik, dan bisnis bisa berjalan kembali normal.

Salam,

Mbizmarket

Reading Time: 1 minute

Bagi pebisnis, pengadaan kebutuhan barang/jasa adalah hal utama demi menunjang produktivitas bisnis tersebut. Dalam proses pengadaan barang, bisa terbagi sesuai tujuannya, yaitu untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Namun terkadang, strategi dan rencana kadang melenceng sehingga menimbulkan beberapa kebutuhan bisnis yang harus disediakan dalam waktu cepat. Masalah lainnya muncul ketika anggaran yang akan digunakan untuk belanja tersebut belum bisa diturunkan dalam waktu dekat. Oleh karena itu dibutuhkan sistem TOP (Term of Payment) dengan durasi tertentu, atau biasa juga disebut pembayaran bertempo. 


TOP dengan pembayaran bertempo

Pembayaran bertempo adalah sistem pembayaran yang dilakukan dengan tempo waktu tertentu sesuai kesepakatan antara pihak pembeli dan penjual. Jika berbelanja di Mbizmarket, Anda akan menemukan kolom khusus untuk sistem pembayaran TOP (Term of Payment) di halaman form RFQ (Request for Quotation). Anda bisa mengajukan durasi TOP pembayaran sesuai kebutuhan Anda kepada pihak penjual untuk dinegosiasikan lebih lanjut. 


Apa sisi keuntungan TOP untuk pembeli dan penjual?

Bagi pihak pembeli, tentunya pembelian dengan sistem pembayaran bertempo akan sangat membantu di saat anggaran belum tersedia dalam waktu cepat, membantu untuk kebutuhan pengadaan yang tidak terduga, dan lain sebagainya.
Sedangkan untuk pihak penjual, keuntungan yang didapat memang kasat mata namun bagus untuk jangka panjang. Adanya kefleksibelan negosiasi akan pembayaran akan membuat sisi pembeli merasa nyaman dan mau bertransaksi lagi kepada penjual tersebut. Jadi pastikan para penjual bisa melakukan negosiasi yang baik agar pembeli menaruh rasa percaya tinggi untuk transaksi kedepannya. 


Fitur chat untuk negosiasi untuk keamanan dan transparansi

Di Mbizmarket, Anda bisa melakukan proses negosiasi antara pembeli dan penjual pada fitur Chat dan semua catatan negosiasi tersimpan secara online pada Chat Management untuk menghindari proses penipuan dan semacamnya. Mbizmarket mengusung konsep aman dan transparan untuk menciptakan transaksi yang terpercaya untuk seluruh pebisnis. Belum mendaftar di Mbizmarket? Ayo daftarkan bisnis Anda, dan nikmati sistem transaksi kami yang lengkap dan menyeluruh.